FKM Unhas Gelar Seminar Bahas Kompetensi Kebutuhan Para Manager RS Era Disrupsi

Diterbitkan oleh Adhie pada Sabtu, 28 Juli 2018 16:24 WIB dengan kategori Makassar dan sudah 1.306 kali ditampilkan

MAKASSAR,  -- Program Magister Administrasi FKM Unhas mengadakan seminar nasional perumahsakitan yang diadakan di Four Point Hotel by Sheraton Makassar, mengangkat tema “Arah dan Kebijakan Pengembangan Kompetensi Manajer Rumah Sakit di Era Disrupsi”

Sebuah kompetensi yang dibutuhkan oleh para manajer RS di Era Disrupsi dibahas tuntas dalam Seminar Nasional yang diadakan oleh FKM UNHAS. Sabtu (28/7/2018) terkininews.com

Pada sambutan ketua panitia Irwandy, SKM., MSc. PH., M.Kes mengatakan bahwa dalam era disrupsi saat ini sedang terjadi perubahan yang foundamental atau mendasar akibat evolusi teknologi yang menyasar sebuah celah kehidupan manusia.

Salah satu faktor kunci utama yang diyakini dapat membawah rumah sakit bertahan dan unggul khususnya di era disrupsi saat ini adalah kualitas sumber daya manusianya. Tandas ketua panitia

Para manajer rumah sakit saat ini harus memiliki kompetensi dan inovasi serta kemampuan beradaptasi terhadap perubahan yang terjadi dengan cepat sehingga dapat bertahan dan berkembang. 

Sementara itu salah seorang pengelola Program MARS FKM Unhas, Dr. Fridawaty Rivai, SKM.,MARS menerangkan bahwa Seminar Nasional kali ini dihadiri oleh para direktur dan manajer serta semua stakeholder bidang perumahsakitan yang tersebar dari berbagai daerah, baik dari RS Pemerintah, RS Swasta, Klinik, Perguruan Tinggi dan Mahasiswa Magister Perumahsakitan dari berbagai kabupaten kota yang ada di daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Tenggara, Tengah hingga Kalimantan Timur.

Hal senada diutraakan Ketua Departemen Manajemen RS FKM Unhas bahwa seminar ini juga merupakan rangkaian dari kegiatan Pra Munas Perkumpulan Institusi Pendidikan Magister Perumahsakitan Indonesia yang dilaksanakan dimana sehari sebelumnya telah diadakan juga kegiatan pelatihan perhitungan unit cost layanan kesehatan sebagai salah satu rangkaian kegiatan pra munas tersebut ujar Dr. Syahrir A Pasinringi, MS
 
Lanjut kata Dr. Ede Surya Darmawan, SKM, MDM selaku ketua Perkumpulan Institusi Pendidikan Magister Perumahsakitan Indonesia (PIPMAPSI) menjelaskan bahwa PIPMAPSI adalah sebuah perkumpulan beranggotakan berbagai institusi Pendidikan ternama di Indonesia yang menyelenggarakan Pendidikan magister perumahsakitan yakni UI, UNDIP, UNPAD, UGM, UMY, UNAIR, UB, dan UNHAS yang saling bekerjasama dalam bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat khususnya dibidang perumahsakitan.
 
Tampil pada seminar tersebut Prof Sukri Palluturi, SKM., M.Kes., MSc. PH., Ph.D selaku wakil dekan III FKM Unhas yang mewakili Dekan FKM Unhas, menegaskan dengan adanya kegiatan seminar ini, diharapkan dapat menjadi upaya aktif perguruan tinggi untuk mendukung kemajuan perumahsakitan di Indonesia dalam menghadapi era disrupsi.

"Selain dapat meningkatkan awareness tentang era disrupsi, kegiatan ini semoga dapat memberikan masukan yang konstruktif bagi para pemangku kebijakan perumahsakitan di Indonesia khususnya dalam pengembagan kompetensi manajer rumah sakit di Indonesia." kata Prof Sukri
 
Di ketahui pada seminar tersebut terdapat enam orang pembicara nasional yang dihadirkan oleh panitia antara lain Prof. Drs. John Hendri, M.Si., Ph.D. (Sekretaris Ditjen Sumber Daya Kementerian IPTEK dan Dikti), Prof. dr. Amal Chalik Sjaaf, S.KM., Dr.PH (Guru Besar FKM UI), Dr. Adib A Yahya, MARS. (Ketua Persatuan Manajer Pelayanan Kesehatan Indonesia), Dr. dr. Kuntjoro AP,M.Kes. (Ketua Perhimpunan Rumah Sakit Indonesia), Dr. Achmad Harijadi, MSc. (Anggota Dewan Penasehat Asosiasi Rumah Sakit Daerah) dan Dr. dr. Khalid Saleh Sp.PD., MARS. (Direktur Utama RS Wahidin Sudirohusodo Makassar) yang mengatakan bahwa setidaknya terdapat enam point kompetensi utama yang harus dimiliki oleh seorang manajer RS di Era disrupsi saat ini yakni communication & relationship management, knowledge of healthcare environment, professionalism, business skill & knowledge dan yang terakhir adalah leadership & entrepreneurship.

para moderator juga tampil dan terdiri dari Dr. dr. Noer Bahry Noor, MSc dan Dr. dr. A. Indahwaty Sidin, MHSM pada akhir sesi pelaksanaan seminar.(*/)