KAMMI Kepri Siapkan Gerakan Pilih Kotak Kosong Jika Paslon Borong Partai Politik

Diterbitkan oleh Admin pada Selasa, 10 Desember 2019 14:08 WIB dengan kategori Headline Tanjungpinang dan sudah 1.230 kali ditampilkan

TANJUNGPINANG, -- Pengurus Wilayah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PW KAMMI) Kepulauan Riau menyiapkan gerakan pilih kotak kosong (GPK) jika Pilkada di Kepri 2020 mendatang terjadi aksi borong partai politik oleh pasangan calon.

"Kita mencium bau akan ada pasangan calon yang akan borong partai atau partai yang enggan berkompetisi mengusung pasangan calon itu penyebab yang akan menyebabkan bisa muncul satu paslon saja, sehingga nanti paslon melawan kotak kosong,  jika ini terjadi kita akan meluncurkan gerakan pilih kotak kosong sebagai wujud protes kami bahwa partai politik dan paslon sudah tidak menjunjung tinggi nilai demokrasi yang menginginkan kompetisi gagasan yang kelak akan melahirkan kesejahteraan," kata Gilang Ramadan.

Menurut Gilang Ramadan regulasi Pilkada yang tidak mengatur ambang batas maksimal membuat peluang untuk politisi borong partai politik atau sebaliknya partai politik yang mengusung pasangan calonnya.

"Kita tentu ingin melihat paslon beradu gagasan dan masyarakat dihadapkan dengan menu calon pemimpin yang relatif banyak," kata Gilang Ramadan. 

Dari pantauan terkininews.com beberapa figur untuk bakal calon gubernur dan wakil gubernur sudah mendaftarkan diri ke beberapa partai politik. Figur-figur seperti Plt Gubernur Kepri Isdianto, Ketua DPD PDI Perjuangan Kepri Soerya Respationo dan Ismeth Abdullah mantan Gubernur Kepri.

Selain itu ada juga figur-figur lain seperti Ansar Ahmad anggota DPR RI Dapil Kepri yang juga, H. Syahrul Walikota Tanjungpinang dan beberapa figur lainnya.