Persoalan Baliho Provokativ, Syahid Ridho Minta Gubernur Kepri Fokus Pulihkan Ekonomi

Diterbitkan oleh Redaksi pada Selasa, 26 Oktober 2021 12:54 WIB dengan kategori Batam Parpol dan sudah 110 kali ditampilkan

BATAM - Menanggapi hebohnya persoalan baliho atau spanduk yang dianggap memprovokasi masyarakat Kepri, Muhammad Syahid Ridho Politisi PKS yang juga merupakan Sekretaris Komisi I DPRD Kepri menganggap hal tersebut sebagai vitamin atau jamu dalam demokrasi. Dia meminta Gubernur Kepri tetap fokus  bekerja dan menunaikan janji politiknya.

"Persoalan spanduk atau baliho tidak perlu dipersoalkan, sah-sah saja karena di negeri ini orang bebas berpendapat tidak perlu reaktif menanggapinya, bantah saja dengan kerja-kerja Gubernur Kepri untuk memajukan Kepri," kata Syahid Ridho.

Jika hal-hal sejenis ditanggapi secara reaktif tentu akan habis waktu Pemprov Kepri. "Bisa saja nanti akan adalagi bentuk-bentuk kritik lainnya, anggap saja seperti jamu atau vitamin dalam demokrasi, pahit memang tapi Insya Allah bermanfaat dan menyehatkan tubuh, jika kepala daerah maunya di puji terus kan nanti jadinya sudah merasa berbuat baik terus ke masyarakat padahalkan belum tentu," jelasnya.

Ditambahkannya, masih ada waktu 2 tahun lagi untuk Gubernur Kepri menepati janji-janjinya, kita perlu ingatkan terus agar Gubernur tidak lupa dan segera merealisasikan janji politiknya.

"Kalau kita googling ada banyak janji yang diucapkan di media siber misalnya janji 100 ribu lapangan kerja baru, jembatan Babin dan pemulihan ekonomi Kepri yang babak belur efek sosial ekonomi Pandemi Covid 19, jadi ada hal-hal prioritas yang perlu Gubernur sikapi," kata Politisi Milineal PKS Muhammad Syahid Ridho.

Ditambahkannya, ini semua merupakan konsekuensi logis dari ucapan-ucapan Gubernur Kepri yang ingin membawa Kepri berlari padahal memang realitasnya tidak mudah karena efek sosial Pandemi Covid 19.

"Wajar kemudian banyak yang mengkritisi karena ada harapan dibalik janji dan ucapan-ucapan Gubernur di media ketika kampanye dulu seperti ingin membawa Kepri berlari tidak seperti kura-kura, sehingga masyarakat punya ekspektasi lebih kepada beliau yang kemudian mengkorelasikan dengan kondisi yang terjadi saat ini, jadi Gubernur Kepri ya fokus saja bekerja bantah saja isi spanduk dengan kerja nyata, toh nanti masyarakat yang akan menilai dan merasakannya," tutup Syahid Ridho.