PKS Minta Penataan Pulau Penyengat Tetap Perhatikan Nilai Sejarahnya

Diterbitkan oleh Saiful pada Senin, 29 November 2021 06:06 WIB dengan kategori Parpol Tanjungpinang dan sudah 114 kali ditampilkan

TANJUNGPINANG - Raden Hari Tjahyono  Wakil Ketua II DPRD Kepulauan Riau yang juga merupakan Politisi PKS mengapresiasi niat Pemprov Kepri untuk menata kawasan wisata sejarah pulau Penyengat. Namun, dia mengingatkan penataan ini tidak menyentuh nilai-nilai sejarah pulau Penyengat. Dia menganjurkan Pemprov Kepri untuk melibatkan secara aktif tokoh masyarakat Penyengat, Budayawan dan Melayu Kepri.

"Saya mengapresiasi langkah Pemprov Kepri untuk menata pulau Penyengat, anggarannya cukup besar saya tidak mau seperti proyek sebelumnya, penataan ini harus membawa efek positif bagi masyarakat Pulau Penyengat dan tidak boleh menghilangkan unsur sejarah dan kebudayaan yang menjadi karakteristik khas Penyengat," kata Raden Hari Tjahyono.

Dia mengingatkan, penataan pulau Penyengat untuk melibatkan semua elemen diantaranya sejarawan dan budayawan Kepri.

"Perlu dilibatkan semua pihak utamanya budayawan dan sejarawan di Kepri agar penataan ini tidak mengabaikan ciri khas kemelayuan yang ada di Pulau Penyengat," kata Raden Hari Tjahyono.

PKS, menurutnya mengambil atensi terhadap persoalan budaya dan sejarah.

"Kata Bung Karno the founding father jangan sekali-kali lupakan sejarah, nah ini catatan yang penting dalam proyek penataan ini," tutup Raden Hari Tjahyono.