BKKBN Lanjutkan Sosialisasi KIE Program Bangga Kencana di Pondok Pesantren Nurul Jannah

Diterbitkan oleh Suroto pada Ahad, 5 Desember 2021 21:04 WIB dengan kategori Daerah Jawa Tengah dan sudah 258 kali ditampilkan

BOYOLALI - JATENG

​​​​​​Masih​ pada acara yang sama dari kemarin, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) RI melaksanakan sosialisasi Advokasi dan Komunikasi Informasi Edukasi (KIE) tentang Program Pembangunan Keluarga Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) yang bertempat di Pondok Pesantren Nurul Jannah, Dusun III Kragilan, kec. Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Minggu (5/12/2021).

Ketua PC Pagar Nusa Boyolali Abdul Wasiq, Mengucapkan rasa terimakasihnya kepada semua pihak, yang telah menyempatkan hadir dan peduli anak muda.

"Kami sangat berterima kasih, tekhususnya kepada BKKBN yang telah memberikan arahan yang bermanfaat. Para hadirin kita disini adalah anak-anak muda yang masih belasan tahun, mengabdikan dirinya untuk belajar Pencak Silat di Pagar Nusa. Suatu kehormatan bagi saya berada ditengah acara ini," ucapnya.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Boyolali, dr. Ratri S. Survivalina, MPA menjelaskan, untuk mewujudkan kualitas hidup bahagia dan sejahtera, batas usia melahirkan adalah 21-35 tahun dan jarak kelahiran 5 tahun.

"Terpenuhi nya kebutuhan batin, rasa cinta dan kasih sayang antar keluarga, serta sejahteranya kebutuhan lahir, jika bapak dan ibu memakai alat kontrasepsi. Tujuan BKKBN adalah mewujudkan keluarga kecil bahagia dan sejahtera," paparnya.

Sementara, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah Widwiono M.kes,
menyambut dengan antusias atas kehadiran BKKBN Pusat. Ia berharap sosialisasi ini dapat memberi dampak positif bagi setiap anak muda yang hadir.

"Banyak pelajaran yang baik dalam kegiatan ini. Kedepannya, ini akan menjadi dampak yang positif untuk adik-adik," imbuhnya.

Sedangkan, anggota Komisi 9 DPR RI Mochammad Nabil Haroen mengatakan, selaku komisi yang bergelut di bidang kesehatan, akan lebih serius dalam memberikan dampak kepada kesehatan di Boyolali.

"Apapun yang bisa saya lakukan ke daerah, saya akan perjuangkan. Seperti saat ini BKKBN, beberapa lalu Bpjs kesehatan, Badan Pom dan lain-lain," ungkapnya via daring.

Nabil berpesan kepada hadirin, terkhususnya para murid Pencak Silat Pagar Nusa, agar selalu semangat memberi dampak positif ke sekitar.

"Semoga acara ini memberikan manfaat bagi anak muda yang ada di Pencak Silat Pagar Nusa. Pesan saya, jadilah generasi yang berkualitas," pungkasnya.

Acara sosialisasi dimeriahkan dengan adanya sejumlah hadiah, antara lain 10 Vocucher indomaret, 3 Mejikom, 3 Setrika dan 3 kompor. 

Di akhir acara, para narasumber membagikan hadiah dengan mengundi kupon yang sudah di bagikan kepada peserta. 

Suroto Anto Saputro