Perkenalkan Manasik Haji Untuk Anak RA Membentuk Generasi Cinta Allah Dan Rasul

Diterbitkan oleh Redaksi pada Selasa, 10 Desember 2024 11:10 WIB dengan kategori Batam Pendidikan Suara Pelajar dan sudah 378 kali ditampilkan

BATAM - Pentingnya untuk mengenalkan ibadah haji kepada anak sejak dini, agar ia mengetahui makna dari rukun islam yang ke lima. Biasanya pada anak menginjak usia TK/RA akan diajarkan oleh gurunya mengenai ibadah haji.

Yang kita ketahui rukun islam itu ada lima yaitu, mengucap dua kalimat syahadat, mendirikan shalat, membayar zakat, menjalankan puasa dan mengerjakan haji bagi yang mampu.

Senin, 9 Desember 2024 RA Al Kautsar menyelenggarakan manasik haji rutin untuk siswa-siswinya. Di bantu dengan guru-guru yang bertugas acara yang dimulai sejak pagi dan diikuti kurang lebih 64 anak dan 6 guru pendamping ini, berjalan lancar dan menyenangkan.

Tujuan utama dari kegiatan manasik haji tersebut adalah untuk memupuk iman dan taqwa siswa siswi RA Al kautsar pada rukun islam yang ke lima, yang dapat di mulai sejak dini. Kegiatan ini juga secara tidak langsung dapat memberikan pengalaman mengenai gambaran apa dan bagaimamana sebenarnya ibadah haji di Jazirah Arab.

Dalam kegiatan ini anak-anak diperkenalkan pada 6 rukun haji. Mereka di pandu oleh beberapa guru untuk mendampingi selama kegiatan berlangsung. Sebagai tanda dimulainya kegiatan manasik haji, dengan menggunakan kain ihram dan seragam putih-putih, anak-anak melakukan niat untuk berhaji atau umroh yang dipimpin langsung oleh Bapak Mardianto KUA Batu Aji.

Setelah itu anak-anak diajarkan untuk melakukan Wukuf atau berdiam diri, yang biasa dilakukan jamaah haji di padang Arafah. Mereka juga diajak untuk melakukan simulasi dalam  melakukan Tawaf, yaitu mengelilingi ka’bah sebanyak 7 kali dan sa’i, yaitu berjalan kaki dengan mengikuti tulisan “ Bukit Shafa’ dan “Bukit Marwah”. khusus dalam Tawaf  anak-anak juga mengenal bentuk ka’bah yang dibuatkan secara miniatur oleh pihak asrama haji. Anak-anak juga diperlihatkan cara berTahalul atau mencukur rambut kepala bagi laki-laki dan menggunting rambut bagi perempuan. Tentunya anak-anak hanya diperlihatkan caranya tanpa harus turut mencukur rambut mereka sendiri.

Tak ketinggalan pula, anak-anak RA Al Kautsar diajarkan untuk melakukan lempar jumrah, dijelaskan bagaimana ketika melakukan bermalam di Muzdalifah dan Mina, dan juga mengenal miniatur dari maqam Ibrahim.

Seluruh proses manasik haji itu dilakukan di asrama haji kawasan Batam Center meskipun cuaca agak mendung dan sedikit gerimis, anak-anak tetap terlihat senang dan semangat dalam mengikuti seluruh rangkaian acara tersebut. Dan beberapa orang tua juga ikut secara langsung mengawasi anak dan melihat proses kegiatan nya. Dan juga banyak yang mengabadikan momen tersebut dengan berfoto di miniatur ka’bah.

Setelah kegiatan selesai tak lupa pula diadakan sesi foto bersama anak-anak dan orang tua dan pembagian makan siang untuk peserta manasik haji. Kurang lebih pada pukul 11.30 siang, anak-anak dan orang tua sudah dipersilahkan pulang menggunakan bus maupun mobil pribadi. Kegiatan manasik haji membawa pengalaman baru bagi mereka untuk diceritakan dengan anggota keluarga lain dan teman-teman di rumah (fika).