Tudung Manto Tradisi Tekat Kelingkan Daik Lingga Kepulauan Riau
Shuada
Mahasiswa STISIP Bunda Tanah Melayu
Prodi : Ilmu Pemerintaha
Tudung manto, atau disebut selendang manto, adalah aksesoris kepala yang digunakan diatas hijab perempuan Melayu yang di buat dari berbagai jenis kain tipis dan diberi hiasan berbagai motif dari pita emas atau perak pipih yang dikenal sebagai kelingkan. Kain ini digunakan dalam hampir semua ritual, mulai dari perkawinan, kematian, upacara pelantikan Sultan dan para pembesar kerajaan, pakaian dan kain-kain yang dihiasi dengan emas menegaskan kekuatan seorang penguasa.
Bahan baku benang emas maupun perak terbagi menjadi 2 jenis yaitu berbentuk pipih dan berbentuk bulat seperti pipa namun sangat tipis dan ringan. Benang emas yang berbentuk pipih inilah di Alam Melayu di sebut dengan benang kelingkan.
Benang kelingkan ialah logam tipis yang dijadikan bahan untuk menyulam dengan cara yang khas, dengan peralatan jarum bermata dua, kain saring dan sutera sederhana lembut. Dengan teknik tikam tembus keatas permukaan kain, melapisi ke bawah, maka jaluran benang kelingkan ditindan kembali ke atas, membentuk motif bunga yang di perlukan. Corak yang ingin disulam diatas kain akan dilukisi di atas kertas dan diletakkan di bawah kain untuk tujuan menyulam.
Tudung manto mampu bertahan dalam masyarakat Daik Lingga karena mengandung konsep manusia dan cita-cita tertinggi orang Melayu Lingga. Untuk mendukung proses tranformasi ini pemerintah daerah Lingga bersama budayawan Melayu Lingga merevitalisasi kain tudung manto sebagai identitas perempuan Melayu Kepulauan Riau dan sebagai ikon Kabupaten Lingga.
Tudung manto masih sangat populer bagi kalangan masyarakat melayu Kabupaten Lingga hingga sekarang. Pada Minggu, 19 November 2023, Kabupaten Lingga mengadakan acara REKOR MURI pemakaian Tudung Manto terbanyak Tahun 2023, yaitu kurang lebih 1.000 orang pemakai tudung manto. Pada acara ini pemerintah berharap kementerian pariwisata yang ikut menghadiri acara tersebut juga turut mempromosikan Tudung Manto kepada seluruh Indonesia.



