Awal Tahun 2025, Investor Pasar Modal Lampaui 15 Juta

Diterbitkan oleh Redaksi pada Selasa, 11 Februari 2025 14:01 WIB dengan kategori Bisnis Jakarta dan sudah 562 kali ditampilkan

JAKARTA – Jumlah investor pasar modal Indonesia pada akhir Januari 2025 mencapai tonggak penting dengan menembus angka 15 juta Single Investor Identification (SID). Pencapaian ini tidak lepas dari dukungan penuh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Self-Regulatory Organization (SRO) dan anak usahanya, serta sinergi berbagai pemangku kepentingan dalam menjalankan program edukasi pasar modal yang inovatif.

Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Iman Rachman, menegaskan bahwa pasar modal memiliki peran strategis dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia. Potensi ini hanya dapat terwujud jika seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, regulator, korporasi, dan investor, bersinergi dalam membangun pasar modal yang lebih inklusif, transparan, dan berdaya saing global.

“Bersama-sama, kita dapat mewujudkan cita-cita besar untuk ekonomi Indonesia yang lebih kuat dan berkelanjutan,” ujar Iman.

Pertumbuhan Signifikan Investor Pasar Modal

Berdasarkan data PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) per 30 Januari 2025, jumlah investor pasar modal mencapai 15.161.166 SID. Sepanjang Januari 2025, terjadi pertumbuhan sebanyak 289.527 SID, atau lebih tinggi 144.639 SID dibandingkan dengan Januari 2024 yang mencatat pertumbuhan 144.888 SID.

Peningkatan ini mencerminkan optimisme terhadap pasar modal Indonesia, seiring dengan meningkatnya literasi keuangan dan partisipasi masyarakat dalam investasi. Hal ini juga menunjukkan minat masyarakat yang semakin besar terhadap kepemilikan saham sebagai instrumen investasi jangka panjang.

Upaya Edukasi dan Inklusi Pasar Modal

Sejak mencapai 14 juta SID, BEI telah aktif melaksanakan berbagai kegiatan edukasi pasar modal, seperti:

  • Capital Market Summit & Expo 2024 (CMSE 2024)
  • Road to CMSE 2024
  • Program Duta Pasar Modal
  • Berbagai program inovatif lainnya

Sepanjang tahun 2024, BEI telah mengadakan 34.676 kegiatan edukasi, yang melibatkan 59,66 juta peserta melalui platform daring, luring, maupun hybrid. Kampanye ini merupakan bagian dari program “Aku Investor Saham” yang bertujuan untuk meningkatkan inklusi pasar modal di Indonesia.

Mengawali tahun 2025, BEI telah melaksanakan 411 kegiatan edukasi di berbagai daerah, meliputi:

? Sekolah Pasar Modal
? Forum Investor
? Edukasi Publik & Kunjungan ke BEI
? Pembuatan Konten Edukasi di Media Sosial

Upaya ini mencerminkan komitmen BEI dalam menjangkau masyarakat luas dan mendorong peningkatan jumlah investor secara berkelanjutan.

Potensi Pasar Modal Indonesia

Direktur Pengembangan BEI, Jeffrey Hendrik, menyoroti bahwa dibandingkan dengan total penduduk Indonesia yang melebihi 280 juta jiwa, jumlah investor pasar modal saat ini masih memiliki potensi pertumbuhan yang besar.

“BEI akan terus memperluas jangkauan edukasi ke seluruh lapisan masyarakat, meningkatkan inklusi pasar modal melalui kolaborasi strategis dengan berbagai pihak, serta mengoptimalkan program-program edukasi yang inovatif agar semakin banyak masyarakat yang dapat berinvestasi dengan aman dan berkelanjutan,” jelas Jeffrey.

Salah satu fokus utama BEI adalah meningkatkan literasi dan inklusi keuangan bagi seluruh masyarakat Indonesia serta mendorong generasi muda untuk berpartisipasi aktif di pasar modal.

BEI mengapresiasi peran seluruh mitra strategis dalam upaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di seluruh Indonesia. Melalui sinergi dan dukungan berbagai pihak, diharapkan pasar modal Indonesia dapat terus berkembang sebagai fondasi ekonomi yang kuat dan berkelanjutan.


SEKRETARIS PERUSAHAAN

PT BURSA EFEK INDONESIA
? KAUTSAR PRIMADI NURAHMAD
? CALL CENTER: 150515 (Nasional)
? WHATSAPP: +62-811-81-150515
? EMAIL: contactcenter@idx.co.id
? WEBSITE: www.idx.co.id