Hanya 1% Perusahaan Indonesia Siap Manfaatkan AI secara Maksimal

Diterbitkan oleh Redaksi pada Senin, 26 Mei 2025 07:00 WIB dengan kategori Nasional Teknologi dan sudah 443 kali ditampilkan

TEKNOLOGI - TERKININEWS.COM - Maraknya serangan peretasan situs yang kemudian disulap menjadi web judi online makin meresahkan. Namun, kemajuan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) membuka peluang baru bagi pengembang web untuk memperkuat keamanan ruang digital.

Indra Hartawan, VP & Country Manager Exabytes Indonesia, menyatakan bahwa AI kini mulai diadopsi oleh developer lokal untuk meningkatkan produktivitas sekaligus melindungi situs dari serangan siber. Teknologi ini mampu mendeteksi bug kode, mempercepat pembuatan konten dengan AI generatif, hingga melakukan pengujian keamanan secara otomatis.

“Tugas pengembang web kini bukan hanya membangun situs, tapi juga menciptakan nilai tambah bagi pengguna dan menjaga keamanan digital,” ungkap Indra.

Meski AI menawarkan efisiensi dan proteksi, manusia tetap menjadi pengendali utama dalam proses kreatif dan pengambilan keputusan strategis. Peter Kambey, juri Indonesia Website Awards 2025, menegaskan bahwa AI hanya sebagai alat bantu, bukan pengganti peran manusia.

Di tengah pesatnya perkembangan AI, Exabytes Indonesia menggelar Indonesia Website Awards 2025 sebagai wadah kolaborasi dan apresiasi talenta digital tanah air. Acara ini juga melibatkan diskusi dari para ahli teknologi dan pelaku industri.

Namun, laporan McKinsey 2025 menunjukkan bahwa masih ada jurang lebar dalam adopsi AI di perusahaan Indonesia. Hanya 1 persen yang sudah matang menggunakan AI, sementara sebagian besar masih merencanakan investasi. Padahal, perusahaan yang lebih awal mengadopsi AI diprediksi akan unggul di era digital yang terus berubah cepat.