Gates Kecam Musk: Potong Dana, Nyawa Anak-anak Jadi Taruhan

Diterbitkan oleh Redaksi pada Rabu, 28 Mei 2025 07:36 WIB dengan kategori Internasional Teknologi dan sudah 611 kali ditampilkan

INTERNASIONAL - TERKININEWS.COM - Hubungan dua tokoh teknologi dunia, Elon Musk dan Bill Gates, kembali menegang akibat perbedaan pandangan terkait kebijakan pemotongan anggaran bantuan luar negeri oleh DOGE (Department of Government Efficiency), lembaga pemerintah AS yang kini dipimpin Elon Musk. Kebijakan tersebut berdampak langsung pada USAID, lembaga yang selama ini menyalurkan bantuan kemanusiaan, termasuk layanan kesehatan ke negara-negara miskin.

Dalam wawancara dengan Financial Times awal Mei 2025, Gates mengecam pemangkasan ini karena menurutnya bisa mengancam nyawa anak-anak di wilayah seperti Gaza dan Mozambik. Ia menyoroti potensi terganggunya distribusi obat dan alat kontrasepsi untuk mencegah penyebaran HIV/AIDS akibat kebijakan tersebut. Gates bahkan menyebut tindakan Musk sebagai cerminan "orang terkaya di dunia yang bisa membunuh anak-anak termiskin di dunia".

Gates juga menilai Musk salah paham soal penggunaan bantuan alat kontrasepsi, yang dianggapnya digunakan untuk hal di luar fungsi kesehatan, padahal menurut Gates itu justru vital untuk pencegahan HIV/AIDS. Ia bahkan menantang Musk untuk turun langsung menemui anak-anak yang terdampak kebijakan ini.

Menanggapi tudingan tersebut, Elon Musk dalam forum ekonomi di Qatar membantah semua pernyataan Gates. Ia menyebut tudingan itu sebagai kebohongan dan mempertanyakan kredibilitas Gates dalam isu kesejahteraan anak-anak. Musk menegaskan bahwa timnya telah mengevaluasi kebijakan pemangkasan dana dan tidak menemukan bukti bahwa hal tersebut akan menyebabkan kematian anak-anak atau peningkatan kasus HIV/AIDS.