Pemkot Depok Tambah Koridor Baru BISKITA Trans Depok Mulai 2026

Diterbitkan oleh Redaksi pada Kamis, 10 Juli 2025 07:09 WIB dengan kategori Depok Jabodetabek dan sudah 388 kali ditampilkan

DEPOK - TERKININEWS.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Dinas Perhubungan (Dishub) merencanakan penambahan koridor baru layanan BISKITA Trans Depok pada awal tahun 2026. Upaya ini dilakukan sebagai bagian dari strategi untuk mengurai kemacetan dan memperluas akses transportasi umum massal yang ramah lingkungan dan inklusif di Kota Depok.

‎Melansir dari portal berita resmi Pemerintah Kota Depok, saat ini BISKITA Trans Depok baru mengoperasikan satu koridor aktif, yaitu rute Terminal Margonda–Stasiun LRT Harjamukti. Namun, ke depan Dishub menargetkan perluasan jaringan dengan membuka dua koridor baru, yakni Sawangan–Margonda serta Citayam–Margonda–Universitas Indonesia (UI) hingga Kelapa Dua.

‎“Rute tersebut telah kami kaji. Saat ini bersama Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sudah ada pertemuan beberapa waktu lalu,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok, Zamrowi, Jumat (4/7/2025), dikutip dari berita.depok.go.id.

‎Menurutnya, penambahan koridor ini merupakan langkah strategis Pemkot untuk mengubah pola pergerakan warga yang semula banyak menggunakan kendaraan pribadi agar beralih ke angkutan umum massal. Dishub juga mencatat adanya aspirasi masyarakat terkait kebutuhan akan sistem transportasi umum yang lebih luas dan terintegrasi.

‎“Jadi upaya kami mengubah itu pola pergerakan orangnya, yang biasanya pakai kendaraan pribadi jadi menggunakan angkutan umum massal. Ini juga berdasar permintaan warga,” jelas Zamrowi.

‎Dishub Depok telah melakukan kajian teknis dan survei kebutuhan terhadap rute-rute yang diusulkan. Selain itu, koordinasi dengan Kemenhub terus dilakukan untuk merealisasikan pembangunan sarana dan prasarana pendukung di titik-titik layanan baru.

‎Zamrowi menambahkan, pemilihan rute Sawangan–Margonda dan Citayam–Margonda–UI hingga Kelapa Dua bukan tanpa alasan. Kedua kawasan tersebut termasuk wilayah dengan tingkat kepadatan lalu lintas yang cukup tinggi dan hingga kini belum memiliki sistem transportasi massal yang terintegrasi secara memadai.

‎“Langkah ini diharapkan tak hanya mengurai kemacetan, tetapi juga membangun budaya mobilitas baru yang lebih ramah lingkungan dan inklusif,” pungkasnya.

‎Dengan pengembangan koridor tengah dan barat tersebut, diharapkan cakupan layanan BISKITA Trans Depok akan semakin luas dan mampu memenuhi kebutuhan mobilitas warga secara lebih efisien dan berkelanjutan. [RFMEP]