Pesta Pernikahan Putra KDM Berujung Tragis, 3 Warga Tewas, Salah Satunya Anak-anak

Diterbitkan oleh Redaksi pada Jumat, 18 Juli 2025 20:38 WIB dengan kategori Headline dan sudah 304 kali ditampilkan

GARUT - TERKININEWS.COM - Acara Pesta Rakyat di Alun-Alun dan Pendopo Kabupaten Garut, Jumat (18/7/2025), yang digelar sebagai bagian dari pernikahan Wakil Bupati Garut Luthfianisa Putri Karlina dan Maula Akbar, putra Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, berakhir ricuh. Insiden ini menyebabkan tiga orang meninggal dunia: seorang anak, seorang wanita lanjut usia, dan seorang anggota polisi.

Kericuhan terjadi saat ribuan warga memadati kawasan pendopo untuk mengikuti hiburan dan pembagian makanan gratis. Suasana tak terkendali di gerbang masuk menyebabkan desak-desakan hebat. Sejumlah warga pingsan, termasuk anak-anak. Tiga korban tewas diidentifikasi sebagai Vania Aprilia (8), Dewi Jubaeda (61), dan Bripka Cecep Saeful Bahri (39), anggota Polsek Polres Garut.

Bripka Cecep diketahui sempat membantu mengatur kerumunan dan mengevakuasi warga yang pingsan. Setelah situasi mulai reda, ia mendadak pingsan dan meninggal sebelum sempat mendapatkan bantuan medis.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan, menyampaikan bahwa pihaknya akan mengevaluasi sistem pengamanan dan manajemen kerumunan bersama panitia. Sementara itu, Gubernur Dedi Mulyadi menyatakan duka cita dan memberikan santunan sebesar Rp150 juta kepada masing-masing keluarga korban. Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas insiden yang terjadi dalam rangkaian acara keluarga tersebut.

@terkininews.media Pesta Pernikahan Putra KDM Berujung Tragis, 3 Warga Tewas, Salah Satunya Anak-anak GARUT - TERKININEWS.COM - Acara Pesta Rakyat di Alun-Alun dan Pendopo Kabupaten Garut, Jumat (18/7/2025), yang digelar sebagai bagian dari pernikahan Wakil Bupati Garut Luthfianisa Putri Karlina dan Maula Akbar, putra Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, berakhir ricuh. Insiden ini menyebabkan tiga orang meninggal dunia: seorang anak, seorang wanita lanjut usia, dan seorang anggota polisi. Kericuhan terjadi saat ribuan warga memadati kawasan pendopo untuk mengikuti hiburan dan pembagian makanan gratis. Suasana tak terkendali di gerbang masuk menyebabkan desak-desakan hebat. Sejumlah warga pingsan, termasuk anak-anak. Tiga korban tewas diidentifikasi sebagai Vania Aprilia (8), Dewi Jubaeda (61), dan Bripka Cecep Saeful Bahri (39), anggota Polsek Polres Garut. Bripka Cecep diketahui sempat membantu mengatur kerumunan dan mengevakuasi warga yang pingsan. Setelah situasi mulai reda, ia mendadak pingsan dan meninggal sebelum sempat mendapatkan bantuan medis. Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan, menyampaikan bahwa pihaknya akan mengevaluasi sistem pengamanan dan manajemen kerumunan bersama panitia. Sementara itu, Gubernur Dedi Mulyadi menyatakan duka cita dan memberikan santunan sebesar Rp150 juta kepada masing-masing keluarga korban. Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas insiden yang terjadi dalam rangkaian acara keluarga tersebut. #garut #kdm #kangdedimulyadi #pernikahan #garutpride🔥 #garutjawabarat #garutupdate #garutboys🏴‍☠️ #garut24jam🚀 #bandung #bandunghits #bandunginfo #bandungbanget #bandungkotakembang #welasasih #rumahsakitwelasasih #headline #viralvideo #viraltiktok #viral #kdmbandung #kdmgarut #kdmgariskeras #kdmgang #jabar #jabaristimewa😍🔥🔥🔥 #jawabarat #jawabaratpunya #jawabaratpride🔥 #tragedi #makangratis #jawabarathits ♬ Do'aku - Haddad Alwi