Misteri Terkuak, Lima Warga Venezuela Ditangkap Terkait Pembunuhan Staf Kemlu RI di Peru

Diterbitkan oleh Redaksi pada Selasa, 16 September 2025 06:00 WIB dengan kategori Headline Hukum Dan Kriminal Internasional dan sudah 498 kali ditampilkan

PERU - Kasus penembakan tragis yang menewaskan Staf Kementerian Luar Negeri RI, Zetro Leonardo Purba, di Lima, Peru, pada 1 September lalu mulai menemukan titik terang. Kepolisian Nasional Peru menangkap lima pria asal Venezuela yang diduga merupakan anggota kelompok kriminal Los Maleantes del Cono.

Penangkapan dilakukan pada 9 September usai operasi intelijen, sebagaimana dilaporkan El Nacional (14/9). Dalam penggerebekan, polisi menyita sepucuk pistol yang diyakini digunakan untuk menembak korban. Hasil forensik mengonfirmasi peluru dari senjata tersebut identik dengan yang bersarang di tubuh Zetro maupun yang ditemukan di lokasi kejadian.

Salah seorang tersangka juga teridentifikasi sebagai pemilik sepeda motor yang dipakai dalam aksi pembunuhan. Selain itu, aparat menemukan sejumlah barang bukti, termasuk pistol berisi peluru, lima bom rakitan, sekring sepanjang 15 meter, narkoba, sepuluh unit ponsel, serta sebuah sepeda motor. Hingga kini, pihak kepolisian masih mendalami motif di balik penembakan yang mengguncang publik Peru dan Indonesia tersebut.

Duta Besar Peru untuk Indonesia, Luis Tsuboyama, menegaskan bahwa penyelidikan kasus ini menjadi perhatian khusus pemerintah. “Presiden kami telah memerintahkan investigasi menyeluruh, transparan, dan serius untuk memastikan pelaku diadili,” tegasnya.

Zetro, yang menjabat sebagai Penata Kanselerai Muda di KBRI Lima, tewas diberondong peluru saat tiba di depan apartemennya di kawasan Lince. Meski sempat dilarikan ke Klinik Javier Prado, nyawanya tak tertolong. Sang istri yang berada di lokasi berhasil selamat dari serangan.

Jenazah almarhum telah dimakamkan pada 11 September di TPU Sari Mulya, Babakan, Tangerang Selatan. Prosesi pemakaman dipimpin langsung oleh Plt Sekretaris Jenderal Kemlu RI, Heru Hartanto Subolo.