Bupati Buton Dilaporkan Hilang, Alvin Klarifikasi: Saya Dinas 20 Hari di Jakarta

Diterbitkan oleh Redaksi pada Rabu, 24 September 2025 06:03 WIB dengan kategori Daerah Politik dan sudah 767 kali ditampilkan

BUTON - TERKININEWS.COM - Kabupaten Buton digegerkan dengan laporan masyarakat dan mahasiswa yang menuding Bupati Buton, Alvin Akawijaya Putra, sebagai orang hilang. Laporan itu muncul karena Alvin tidak terlihat di kantor maupun rumah jabatan selama hampir tiga pekan.

Isu ini mencuat setelah Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Buton, yang menamakan diri sebagai Rakyat Buton, resmi melaporkan Alvin ke kepolisian pada 18 September. Mereka menilai keberadaan sang bupati tidak jelas. Bahkan, pamflet bertuliskan “orang hilang” tersebar di ruang publik sebagai bentuk protes.

Menanggapi laporan tersebut, Alvin akhirnya buka suara. Ia menegaskan ketidakhadirannya bukan karena menghilang, melainkan menjalankan perjalanan dinas ke Jakarta selama hampir 20 hari. Alvin mengaku baru kembali ke Buton pada 20 September malam.

Menurutnya, kunjungan kerja itu bertujuan mencari solusi atas persoalan keuangan daerah yang terbebani utang dan defisit hingga Rp22 miliar. Ia menekankan, 96 persen APBD Buton bergantung pada transfer pusat, sedangkan PAD hanya 4 persen. Selama di Jakarta, Alvin mengklaim berhasil melobi sejumlah kementerian, termasuk Dirjen Bina Marga, sehingga Buton mendapat bantuan program Inpres Jalan Daerah (IJD).

Alvin menegaskan, seorang kepala daerah tidak hanya diukur dari kehadiran fisik di kantor, melainkan dari hasil kerja nyata. “Semua ada laporannya. Saya tidak menghilang, justru berjuang untuk Buton,” ucapnya.

Alvin, politisi muda Partai NasDem berusia 29 tahun sekaligus putra mantan Gubernur Sultra Ali Mazi, terpilih sebagai Bupati Buton pada Pilkada 2025 dengan perolehan 35,86 persen suara.