Fraksi-Fraksi DPRD Kota Tegal Ajukan Pandangan Umum Terhadap Nota Keuangan RAPBD 2026

Diterbitkan oleh Redaksi pada Selasa, 28 Oktober 2025 06:39 WIB dengan kategori Kota Tegal Tegal dan sudah 244 kali ditampilkan

TEGAL - TERKININEWS.COM -  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tegal menggelar Rapat Paripurna pada Senin (27/10) di Ruang Paripurna untuk mendengarkan pandangan umum dari enam fraksi terkait Nota Keuangan RAPBD 2026.
 
Rapat ini dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Tegal, Kusnendro, didampingi Wakil Ketua DPRD Wasmad Edi Susilo dan Amiruddin. Turut hadir Wali Kota Tegal, H. Dedy Yon Supriyono, Wakil Wali Kota Tazkiyyatul Muthmainnah, perwakilan Forkopimda, serta anggota Tim Penggerak PKK Kota Tegal.
 
Pandangan umum dimulai dengan penyampaian dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang dibacakan oleh Anshori Faqih, diikuti oleh Fraksi Partai Gerindra oleh Mohammad Tarso Supriadin, Fraksi Amanat Persatuan oleh Tengku Rayhan Makarim, Fraksi PDI Perjuangan oleh Sutari, Fraksi Golkar oleh Moh. Muslim, dan Fraksi PKS oleh Zaenal Nurohman.
 
Fraksi PKB menyoroti penurunan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar 1,29 persen atau sekitar Rp6,0 miliar dibandingkan tahun sebelumnya. Anshori Faqih menekankan pentingnya penguatan PAD untuk mengurangi ketergantungan pada transfer pusat dan mendorong pemerintah kota untuk menjajaki kerjasama dengan pihak ketiga dalam pemungutan retribusi.
 
Fraksi ini juga mencatat kenaikan tipis total belanja daerah sebesar Rp4,51 miliar atau 0,4 persen, dengan pergeseran komposisi belanja yang signifikan. Belanja operasi meningkat, sementara belanja modal mengalami penurunan tajam.
 
Sementara itu, Fraksi Gerindra melalui Mohammad Tarso Supriadin mengusulkan beberapa prioritas, antara lain penanganan rob di wilayah pesisir, penataan fasilitas UMKM di Pujasera Jalan Melati, dan optimalisasi fungsi CMJT di samping Komplek Balai Kota.
 
Fraksi-fraksi lain juga menyampaikan masukan terkait proyeksi pendapatan, prioritas belanja, efisiensi anggaran, serta peningkatan pelayanan publik. Seluruh fraksi sepakat bahwa RAPBD 2026 harus responsif terhadap kondisi fiskal yang menantang, sambil tetap fokus pada pelayanan dasar publik dan mitigasi risiko bencana.
 
Rapat paripurna diakhiri dengan komitmen bersama untuk memfinalisasi pembahasan RAPBD secara cermat dan partisipatif, guna memastikan anggaran yang disusun dapat menjawab kebutuhan masyarakat Kota Tegal pada tahun 2026.(Sholeh).