Wapres Gibran Semangati Siswa Papua Tingkatkan Numerasi dengan Metode GASING

Diterbitkan oleh Redaksi pada Kamis, 6 November 2025 14:11 WIB dengan kategori Gibran dan sudah 248 kali ditampilkan

MANOKWARI - TERKININEWS.COM - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Rabu (05/11/2025) meninjau langsung Pelatihan Pandai Berhitung dengan Metode GASING (Gampang, Asik, Menyenangkan) di SMP YPK 1 dan SMP YPK 2 Manokwari, Papua Barat. Pelatihan ini menjadi salah satu langkah penguatan numerasi sejak dini agar siswa dan guru semakin terbiasa dengan matematika yang mudah dipahami.

Setibanya di lokasi, Wapres disambut oleh penggagas metode GASING Prof. Yohanes Surya, jajaran kepala dinas, dan para kepala sekolah. Dalam kesempatan itu, Wapres turut mencoba menguji beberapa siswa dengan soal berhitung sederhana sambil diselingi candaan ringan.

“Sekarang belajar matematika lebih menyenangkan ya?” tanya Wapres. “Iya, Pak, menyenangkan!” jawab para siswa kompak dengan sorak tawa penuh semangat.

Menurut Maya Dewi Ariani dari Gasing Academy, metode GASING mengajarkan matematika secara bertahap mulai dari konkret hingga mencongak, sehingga anak merasa aman, tidak takut, dan rasa percaya diri tumbuh lebih cepat.

Pelatihan ini diikuti lebih dari 460 siswa serta 35 guru dari dua sekolah, dan juga mengintegrasikan penguatan delapan kompetensi abad 21 (8C) agar pendidikan di Papua lebih kontekstual, relevan, dan menyentuh budaya lokal.

Sehari sebelumnya, Selasa (04/11/2025), Wapres juga bersilaturahmi dengan tokoh masyarakat, adat, dan agama di Papua Barat. Pada pertemuan itu, Wapres mengajak seluruh pihak mengawal bersama penggunaan Dana Otonomi Khusus (Otsus) agar lebih tepat sasaran dan berorientasi pada hasil nyata.

“Dana Otsus harus benar-benar dirasakan langsung masyarakat. Ini tugas kita semua,” ujar Wapres dalam pertemuan di Swiss Belhotel Manokwari.

Wapres menekankan Papua adalah bagian strategis NKRI yang harus mendapat perhatian setara. Pemerintah mendorong realisasi Papua Sehat, Papua Cerdas, dan Papua Damai melalui berbagai program seperti Sekolah Rakyat MBG, Sekolah Garuda, revitalisasi sekolah, program cek kesehatan gratis, hingga percepatan infrastruktur Trans Papua.

“Pembangunan kita bukan Jawa-sentris, tapi Indonesia-sentris. Papua akan terus kita kawal percepatan pembangunannya,” tegas Wapres.

Wapres menutup kunjungan dengan memastikan bahwa pemerintah pusat terbuka terhadap masukan dari tokoh daerah demi memastikan pembangunan di Papua benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.