Rehabilitasi Ruang Kelas SMP Negeri 16 Kota Tegal Dikebut, Proyek Senilai Rp 3,5 Miliar Optimis Tepat Waktu

Diterbitkan oleh Redaksi pada Jumat, 14 November 2025 17:43 WIB dengan kategori Kota Tegal Sekolah Tegal dan sudah 411 kali ditampilkan

KOTA TEGAL - TERKININEWS.COM - Proyek rehabilitasi ruang kelas SMP Negeri 16 Kota Tegal menunjukkan perkembangan yang signifikan. Proyek dengan nilai Rp 3.579.972.000 yang dikerjakan oleh kontraktor PT. Christie Ciptasarana ini optimis dapat diselesaikan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.
 
Falah, Pelaksana Proyek SMP Negeri 16 Kota Tegal, menyatakan bahwa hingga minggu lalu, progres proyek telah mencapai 65%.
 
"Minggu ini ada tambahan, termasuk pengecoran yang akan dilaksanakan pada hari Minggu besok. Setelah pengecoran, progres akan meningkat dengan cepat," ungkapnya saat ditemui di lokasi proyek, Jumat (14/11/2025).
 
Falah juga menambahkan bahwa spesifikasi yang digunakan adalah K-275, meskipun spesifikasi awal adalah K-250. "Kami menggunakan mutu K-275 untuk menjaga kualitas sesuai permintaan dari pusat," jelasnya. Ia juga menegaskan bahwa material yang dibutuhkan selalu siap, dan lembur akan dilakukan untuk menjaga kinerja.
 
Widi, Konsultan Pengawas Proyek, menambahkan bahwa persiapan pengecoran telah dilakukan. "Untuk begisting, hari ini selesai, dan kemungkinan besok sudah selesai semua. Pengecoran akan dimulai dari hari Minggu," katanya. Volume pengecoran diperkirakan sekitar 166 meter kubik atau sekitar 23 truk mixer.
 
Widi menjelaskan bahwa sebelum pengecoran, progres proyek berada di angka 65%. Setelah pengecoran, fokus akan beralih ke finishing lantai satu.
 
"Untuk mempercepat penyelesaian, tenaga kerja akan ditambah dan lembur akan menjadi rutinitas. Setelah menunggu umur beton dan pembongkaran bekisting, finishing lantai satu bisa segera dilakukan," tambahnya.
 
Meskipun cuaca menjadi kendala, Widi menyatakan bahwa timnya selalu mengantisipasi dengan menambah jam kerja, terutama pada malam hari.
 
"Kinerja kontraktor selama ini cukup baik, terutama dalam hal penambahan tenaga dan ketersediaan material," ujarnya.
 
Ia juga menambahkan bahwa keterlambatan yang terjadi masih dalam batas koridor pelaksanaan.
 
Widi berharap proyek ini dapat selesai tepat waktu, dengan kualitas yang baik, dan memberikan manfaat bagi semua pihak. (Sholeh).