Polisi Tetapkan 3 Tersangka Usai Warga Geruduk SPBU di Lampung Timur
LAMPUNG -TERKININEWS.COM -- Kepolisian menetapkan 3 orang tersangka buntut peristiwa ratusan warga menggeruduk SPBU yang berlokasi di Jalan Ir Sutami Desa Srimenanti, Kecamatan Bandar Sribhawono, Lampung Timur, Lampung.
Ketiga tersangka adalah Pr dan Ag yang merupakan pengendara Mobil Truck Nopol BE-8542-ADU yang tengah mangkal dan sedang melakukan pengecoran. Kemudian M seorang petugas operator di SPBU tersebut.
Dalam keterangan tertulisnya, Kasatreskrim Polres Lampung Timur AKP Stefanus Boyoh mengatakan bahwa ketiganya terlibat dalam penyalahgunaan BBM bersubsidi di SPBU no 24.341.128 yang terjadi lalu.
Kasus tersebut terungkap setelah warga memergoki sebuah mobil Truck dengan tertutup sebuah terpal sedang mangkal di dalam SPBU saat malam hari pukul 21.40 WIB. Padahal situasi di SPBU telah tutup, diduga truck tersebut tengah melakukan pengecoran BBM solar bersubsidi.
"Warga juga mendapati bahwa kegiatan pengecoran tersebut dilakukan oleh saudara Pr dan Ag. Lantas warga menggiring keduanya beserta kendaraanya ke Mapolsek" Terang AKP Stefanus Boyoh di Mapolres Lampung Timur, Selasa (18/11/2025).
Lanjutnya, sementara peran M adalah membantu mengisikan bahan bakar minyak jenis solar tersebut dari mesin pompa ke dalam tangki mobil truk.
"Dari pemeriksaan terhadap Pr dan Ag bahwa bahan bakar minyak jenis solar tersebut selanjutnya akan dilakukan penjualan ke wilayah Bandar Lampung" ujar Kasatreskrim Lampung Timur ini.
Kepolisian juga mengamankan sebuah mobil Truck yang di dalamnya terdapat sebuah tangki modifikasi dengan kapasitas volume 10.000 liter. Namun pada saat itu telah berisi BBM subsidi diduga jenis solar sebanyak 2.000 liter.
"Saat ini ketiganya kita tahan di Mapolres Lampung Timur untuk pemeriksaan serta pengembangan lebih lanjut" lanjutnya.
Diberitakan sebelumnya Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang berlokasi di Jalan Ir Sutami Desa Srimenanti, Kecamatan Bandar Sribhawono, Lampung Timur di geruduk puluhan warga sekitar, Minggu (16/11/2025) malam.
Bukan tanpa sebab, warga sekitar jengkel lantaran malam hari saat lokasi SPBU tempat pengisian bahan bakar minyak telah waktunya tutup. Ternyata terlihat ada sebuah mobil Truck mangkal melakukan pengisian, diduga kendaraan tersebut tengah melakukan pengecoran atau pengisian secara ilegal.

