IHSG Tersendat di Akhir November, Big Caps Runtuh Tekan Indeks ke 8.509

Diterbitkan oleh Redaksi pada Jumat, 28 November 2025 16:15 WIB dengan kategori Ekonomi dan sudah 75 kali ditampilkan

MIRAE ASSET - TERKININEWS.COM - IHSG menutup perdagangan November dengan koreksi 0,43% ke level 8.509, seiring pelemahan rupiah dan tren negatif di bursa Asia. Saham berkapitalisasi besar seperti DCII (-6,2%) dan AMMN (-5%) ikut menyeret indeks ke zona merah. Ditambah tekanan dari big bank yang memperkuat pelemahan pasar.

Tercatat 282 saham menguat dan 370 saham melemah. IHSG -37,2 point (-0,43%) ke level 8.509 dan LQ45 -6,3 poin (-0,74%) ke level 846

Sectoral Return:
-    IDXBASIC -0,59%
-    IDXCYCLIC -0,02%
-    IDXENERGY +1,25%
-    IDXFINANCE -0,56%
-    IDXHEALTH -0,90%
-    IDXINDUST +0,29%
-    IDXINFRA +0,62%
-    IDXNONCYC +0,13%
-    IDXPROPERT +1,02%
-    IDXTECHN -2,60%
-    IDXTRANS +0,25%

USD/IDR +31 poin (+0,19%) terhadap Rupiah di angka 16.628

Saham yang ditutup menguat

-    ASLI ditutup menguat Rp78 (+24,68%) ke level Rp394 Sentimen positif terhadap emiten konstruksi ini semakin menguat setelah beredar rumor bahwa PT Asri Karya Lestari Tbk (ASLI) tengah dibidik perusahaan konstruksi asal Australia. Di saat yang sama, perseroan juga baru saja mengantongi kontrak kerja senilai Rp478 miliar, meliputi pembangunan Jalan Tol Serang–Panimbang Seksi III dan bekisting Pier Head LRT Jakarta Phase 1B.

-    DOSS ditutup menguat Rp11 (+6,47%) ke level Rp181 PT Global Sukses Digital Tbk (DOSS) memperkenalkan tiga inisiatif strategis berupa platform baru untuk memperkuat pengembangan ekosistem kreatif terintegrasi di Indonesia. Ketiga ekosistem kreatif tersebut yakni DOSS PLAY, DOSS Creator+, dan Artisan Finder.

Saham yang ditutup melemah

-    PGEO ditutup melemah Rp25 (-2,10%) ke level Rp1.160 PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) mengumumkan pengunduran diri Julfi Hadi selaku direktur utama perseroan. Corporate Secretary PGEO Kitty Andhora mengatakan, surat pengunduran diri Julfi diterima perseroan pada 25 November 2025.

-    RISE ditutup melemah Rp200 (-1,65%) ke level Rp11.875 PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE) resmi mengantongi restu dari para pemegang saham untuk melaksanakan Penambahan Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) I atau rights issue. Perseroan akan menerbitkan maksimum 1,33 miliar saham baru dengan nilai nominal Rp100 per saham.

-    DAAZ ditutup melemah Rp30 (-1,30%) ke level Rp2.270 PT Daaz Bara Lestari Tbk (DAAZ) telah merealisasikan capex sebesar USD27 juta hingga November 2025. Anggaran tersebut digunakan untuk mendukung agenda ekspansi perseroan pada periode 2025–2026.