Aktualisasi Nilai-nilai Galungan ASN Hindu Pemprov Jakarta Tahun 2025

Diterbitkan oleh Redaksi pada Selasa, 16 Desember 2025 22:27 WIB dengan kategori Jakarta dan sudah 290 kali ditampilkan

JAKARTA - TERKININEWS.COM - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) KORPRI Badan Kepegawaian Daerah Provinsi DKI Jakarta bekerja sama dengan Bimbingan Rohani (Binroh) Hindu Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyelenggarakan Kegiatan Aktualisasi Nilai-Nilai Galungan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang beragama Hindu pada hari Minggu, tanggal 14 Desember 2025, bertempat di Jimbaran Resto Ancol, Jakarta Utara. Kegiatan yang dihadiri oleh 75 orang ASN Hindu di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ini merupakan bagian dari upaya penguatan nilai spiritual, moral, dan etika aparatur dalam menjalankan tugas pelayanan publik.

 

Mengusung tema "Mewujudkan ASN Berkarakter Dharma untuk Jakarta yang Harmonis dan Berkeadilan Menuju Jakarta sebagai Kota Global," kegiatan ini menjadi momentum reflektif pasca perayaan Hari Raya Galungan dan Kuningan, sekaligus menjadi wadah simakrama atau silaturahmi antarumat Hindu, khususnya ASN di lingkungan Pemprov DKI Jakarta. Acara ini juga dirangkaikan dengan syukuran bagi para ASN Hindu yang baru dilantik sebagai Pejabat Pengawas pada bulan November 2025 lalu, sebagai bentuk apresiasi dan doa atas amanah baru yang diemban.

 

Kepala Badan Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa (BPPBJ) Provinsi DKI Jakarta, I Dewa Gede Soni Aryawan, A.T.D., M.Eng.Sc., dalam sambutannya menegaskan bahwa nilai-nilai Galungan dan Kuningan yang merefleksikan kemenangan Dharma atas Adharma sangat relevan untuk diaktualisasikan dalam pelaksanaan tugas ASN. Menurutnya, nilai-nilai tersebut harus menjadi pedoman dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat Jakarta yang majemuk, sehingga tercipta tata kelola pemerintahan yang berintegritas, profesional, dan berkeadilan.

 

Ketua Binroh Hindu Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Made Widhi Adnyana Surya Pratita, ST, MT, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya mempererat kebersamaan semeton Hindu, tetapi juga memperkuat nilai-nilai spiritual, moral, dan etika dalam diri setiap ASN Hindu, sehingga mampu mewujudkan aparatur yang berkarakter Dharma. Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa pembangunan Jakarta sebagai kota global harus dilandasi oleh nilai-nilai kebajikan, keadilan, dan keharmonisan sosial, bukan semata-mata pembangunan fisik dan infrastruktur.

 

Ir. I Putu Ngurah Indiana, MT, selaku senior atau sesepuh Binroh Hindu Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Kegiatan Aktualisasi Nilai-Nilai Galungan bagi ASN Hindu ini. Beliau berharap kegiatan serupa dapat rutin dilaksanakan sebagai sarana pembinaan spiritual dan kebersamaan umat Hindu di lingkungan Pemprov DKI Jakarta, serta mengajak untuk mulai mempersiapkan kegiatan Dharma Santih dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi tahun 2026 mendatang.

 

Rangkaian kegiatan diisi dengan Dharma Tula atau dialog keagamaan yang membahas peran ASN berkarakter Dharma dalam mewujudkan Jakarta yang harmonis dan berkeadilan, serta refleksi nilai-nilai etika pelayanan publik di tengah tantangan globalisasi dan dinamika perkotaan yang semakin kompleks. Melalui penguatan karakter berbasis nilai-nilai Dharma ini, ASN diharapkan mampu menjadi teladan bagi masyarakat, menjaga integritas dalam setiap tindakan, serta berkontribusi nyata dalam pembangunan Jakarta yang inklusif dan berdaya saing global.

 

Narasumber pertama, Mayjen. TNI (Purn) Dr. I Putu Sastra Wingarta, S.I.P., M.Sc., yang merupakan Tenaga Profesional Bidang Kewaspadaan Nasional Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI), menyampaikan materi tentang pentingnya nilai kejujuran, keadilan, pengendalian diri, dan pengabdian kepada masyarakat sebagai fondasi penting dalam mewujudkan pelayanan publik yang berintegritas dan profesional. Nilai-nilai tersebut, menurut beliau, sangat sejalan dengan visi Jakarta sebagai kota global yang beradab dan bermartabat.

 

Narasumber kedua, Letkol. (Purn) TNI JM. Tuwari, SM, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) DKI Jakarta, menyampaikan materi tentang Dharma sebagai pedoman berpikir, berkata, dan bertindak (Tri Kaya Parisudha: manacika, wacika, kayika) dalam setiap pelaksanaan tugas pemerintahan. Aktualisasi nilai Dharma dalam kehidupan sehari-hari diharapkan mampu membentuk ASN yang jujur, disiplin, empatik, dan adil dalam melayani masyarakat yang majemuk, sehingga tercipta harmonisasi sosial dan keadilan bagi seluruh warga Jakarta.

 

Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan acara ramah tamah sebagai wujud rasa syukur atas terlaksananya kegiatan ini dengan baik, serta sebagai komitmen bersama untuk terus mengamalkan nilai-nilai Dharma dalam pengabdian kepada bangsa, negara, dan masyarakat. Kehadiran seluruh peserta dalam kegiatan ini mencerminkan semangat kebersamaan dan kesadaran akan pentingnya pembinaan spiritual di tengah dinamika tugas pelayanan publik yang semakin kompleks di ibu kota negara. (Dewa).