Kota Tegal Resmi Luncurkan SAPADAKu ReBorn Nikmati SPPT Digital dan GEMAR QRIS Lebih Mudah

Diterbitkan oleh Redaksi pada Selasa, 16 Desember 2025 19:16 WIB dengan kategori Kota Tegal Tegal dan sudah 376 kali ditampilkan

TEGAL - TERKININEWS.COM – Pemerintah Kota Tegal menggencarkan transformasi digital dengan mencanangkan Gerakan Masyarakat Bayar Pakai QRIS (GEMAR QRIS) dan meluncurkan Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) Digital melalui aplikasi SAPADAKu ReBorn. 

Acara yang dilaksanakan di Pendopo Ki Gede Sebayu, Komplek Balai Kota Tegal, Selasa (16/12/2025), dipimpin langsung Wali Kota Dedy Yon Supriyono.
 
Hadir dalam acara tersebut Wakil Wali Kota Tazkiyyatul Muthmainnah, Sekretaris Daerah Agus Dwi Sulistyantono, sejumlah anggota DPRD, serta perwakilan instansi terkait. 

Tujuan utama kedua inisiatif ini adalah mempercepat digitalisasi pembayaran pajak daerah, memudahkan layanan perpajakan, dan menanamkan budaya transaksi non-tunai di tengah masyarakat.
 
“Pencanangan GEMAR QRIS dan peluncuran SPPT Digital ini adalah langkah strategis untuk membangun ekosistem transaksi non-tunai yang aman, transparan, dan akuntabel,” ungkap Dedy Yon. Menurutnya, transformasi digital adalah keharusan bagi pemerintah untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.
 
SPPT Digital via SAPADAKu ReBorn dinilai tidak hanya efisien, tetapi juga ramah lingkungan karena mengurangi penggunaan kertas dan kesalahan dalam distribusi dokumen. 

Pemerintah berharap inovasi ini dapat meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak daerah. Sebagai apresiasi, Pemkot Tegal juga menghadirkan program Gebyar Hadiah PBB-P2 dan Gebyar Hadiah Pajak Kendaraan Bermotor untuk wajib pajak yang taat.
 
Siswoyo, Kepala Badan Keuangan Daerah yang juga ketua penyelenggara, menekankan bahwa SAPADAKu ReBorn hadir untuk memudahkan masyarakat mengakses dan memenuhi kewajiban pajak kapan pun dan di mana pun.
 
Dukungan juga datang dari Bank Indonesia. Deputi Kepala Perwakilan BI Tegal Teguh Triyono menyatakan komitmen BI dalam memperkuat ekosistem pembayaran digital. 

Ia juga mengapresiasi capaian Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Tegal yang meraih indeks digitalisasi 96,5 persen pada Semester I 2025, serta pertumbuhan transaksi QRIS hingga Rp1,5 triliun selama Januari–Oktober 2025.
 
Dengan kedua program ini, Pemkot Tegal optimistis mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), memperkuat tata kelola keuangan, dan mewujudkan Tegal sebagai kota modern, maju, dan berdaya saing di era digital (Sholeh).