Kamtibmas Kondusif, Polres Tegal Selesaikan 158 Kasus Kriminal dan 58 Kasus Narkoba Tahun 2025
TEGAL - TERKININEWS.COM - Dalam upaya menjaga transparansi dan akuntabilitas terhadap masyarakat, Polres Tegal menggelar Konferensi Pers Akhir Tahun 2025 di gedung Tantya Sudhirajati Polres Tegal,Selasa (30/12/2025).
Acara ini dipimpin Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo, S.H., S.I.K., M.H., bersama jajaran utama termasuk Kasat Reskrim, Kasat Lantas, Kasat Resnarkoba, dan Kasi Humas, serta dihadiri oleh berbagai awak media.
AKBP Bayu menyampaikan bahwa situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukumnya sepanjang tahun ini berjalan kondusif dan aman. Hal ini tidak terlepas dari kerja keras seluruh personel Polres Tegal serta dukungan aktif dari masyarakat setempat.
“Kerjasama yang solid antara kepolisian dan masyarakat menjadi kunci terwujudnya keamanan dan ketertiban yang baik. Kami berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan yang profesional dan penuh perhatian agar masyarakat selalu merasa aman,” tegas Kapolres.
Ia menambahkan bahwa stabilitas kamtibmas di Kabupaten Tegal tetap terjaga dengan baik sepanjang tahun. Berbagai kegiatan masyarakat, ibadah, dan acara sosial dapat berlangsung lancar dan tanpa hambatan. Polres Tegal menerapkan pendekatan preventif dan preemtif sebagai prioritas, sekaligus menjalankan penegakan hukum yang tegas dan adil.
Di bidang kriminal, Satreskrim Polres Tegal mencatatkan capaian positif dengan menyelesaikan 158 kasus atau mencapai tingkat penyelesaian 78,22 persen. Kasus yang paling banyak ditemui antara lain pencurian dengan pemberatan, penipuan, perlindungan anak, dan pencurian kendaraan bermotor.
Beberapa kasus menonjol juga berhasil diungkap, salah satunya kasus ditemukannya empat orang meninggal dunia di Tol KM 284+800 Kabupaten Tegal. Berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium kriminalistik, korban dinyatakan positif terpapar gas Karbon Monoksida (CO).
Sementara itu, Satresnarkoba terus gencar melakukan pemberantasan narkoba. Sepanjang tahun 2025, sebanyak 58 kasus berhasil diselesaikan dengan tingkat penyelesaian 98,3 persen. Melalui upaya ini, diperkirakan lebih dari 21 ribu jiwa terhindar dari bahaya penyalahgunaan narkoba.
Di sektor lalu lintas, meskipun terjadi peningkatan jumlah kecelakaan, angka korban meninggal dunia mengalami penurunan. Hal ini menjadi dasar evaluasi untuk lebih meningkatkan edukasi keselamatan berlalu lintas, terutama bagi pelajar dan generasi muda.
Pada penutupan acara, AKBP Bayu mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada awak media serta seluruh masyarakat Kabupaten Tegal atas dukungan dan kepercayaannya kepada Polres Tegal.
“Keamanan adalah tanggung jawab bersama seluruh komponen masyarakat. Kami akan terus meningkatkan mutu pelayanan kepolisian yang profesional, humanis, dan berkeadilan untuk mewujudkan Kabupaten Tegal yang lebih aman dan kondusif,” pungkasnya.(Sholeh).

