Plh. Bupati Tegal Serahkan Bantuan Alsintan Untuk Dorong Produktivitas Pertanian Lokal
TEGAL - TERKININEWS.COM - Sebagai wujud dukungan terhadap peningkatan kinerja sektor pertanian Kabupaten Tegal, Pelaksana Harian (Plh.) Bupati Tegal Ahmad Kholid telah menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) berupa empat traktor crawler serta tujuh traktor roda empat. Bantuan ini disalurkan kepada 11 kelompok tani yang tersebar di berbagai wilayah kabupaten.
Acara penyerahan yang dilakukan secara simbolis berlangsung pada hari Jumat (23/01/2026) di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Tegal.
Dalam sambutannya, Kholid menyampaikan bahwa bantuan alsintan ini merupakan bagian dari program kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Tegal dan Kementerian Pertanian, sebagai bentuk perhatian konkret kepada para petani yang menjadi tulang punggung ketahanan pangan baik di tingkat daerah maupun nasional.
“Kami berharap bantuan ini dapat mempermudah aktivitas petani mulai dari tahap pengolahan lahan hingga panen. Selain itu, penggunaan alsintan diharapkan mampu menekan biaya produksi sehingga pendapatan dan keuntungan bagi para petani dapat meningkat secara signifikan,” ucapnya.
Kholid juga mengungkapkan bahwa tahap selanjutnya, Kementerian Pertanian akan menyalurkan tambahan bantuan berupa tiga unit drone pertanian untuk wilayah Kabupaten Tegal. Untuk itu, pihaknya mengimbau agar DKPP segera menyusun program pelatihan dan pembinaan bagi para petani agar penggunaan drone dapat berjalan efektif dan sesuai dengan tujuan.
“Bantuan alsintan yang telah diterima harus dikelola dengan penuh tanggung jawab oleh masing-masing kelompok tani dan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan). Pengelolaan secara bersama-sama sangat penting agar alat ini dapat dimanfaatkan secara maksimal dan berkelanjutan, tanpa menimbulkan beban biaya perawatan bagi petani secara individu,” pinta dia.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala DKPP Kabupaten Tegal Endro Nor Susilo menjelaskan bahwa penyaluran bantuan alsintan yang merupakan alokasi Anggaran Tahun 2025 ini menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat infrastruktur dan kapasitas sektor pertanian.
“Proses pengajuan hingga penyaluran bantuan telah melalui tahapan yang ketat dan sesuai dengan peraturan serta pedoman yang berlaku,” jelasnya.
Endro berharap para penerima bantuan dapat mengoptimalkan penggunaan alsintan, menjalankan tanggung jawab pengelolaan dengan baik, serta menjaga catatan administrasi yang akurat.
“Jika dalam pelaksanaan penggunaannya terdapat kendala teknis, kelompok tani dapat langsung menghubungi tim teknis dari Dinas KPTan agar masalah dapat segera diperbaiki dan tidak mengganggu aktivitas pertanian,” tambah Endro.
Kobari (48), perwakilan Gapoktan Hikmah 3 Desa Wangandawa, Kecamatan Talang salah satu penerima bantuan traktor crawler mengaku sangat antusias dengan bantuan yang diterima. Menurutnya, alat tersebut sangat dibutuhkan untuk mengolah lahan sawah yang memiliki karakteristik yang memerlukan tenaga mesin yang lebih besar.
“Dengan adanya traktor ini, proses pengolahan lahan menjadi jauh lebih cepat dan efisien. Kami akan mengelolanya secara bersama-sama dengan seluruh anggota Gapoktan untuk kepentingan bersama,” ujarnya.
Ia berharap dengan adanya bantuan alsintan ini, tidak hanya produktivitas pertanian yang meningkat, namun juga dapat meningkatkan kesejahteraan petani dan membangkitkan semangat baru dalam mengembangkan usaha tani padi di Kabupaten Tegal. (Sholeh).

