Plh. Bupati Tegal: HBI ke-76 Jadi Momentum, Kantor Imigrasi Baru Resmi Diresmikan

Diterbitkan oleh Redaksi pada Selasa, 27 Januari 2026 05:21 WIB dengan kategori Kota Tegal Tegal dan sudah 186 kali ditampilkan

TANGERANG - TERKININEWS.COM -  Pelaksana Harian (Plh.) Bupati Tegal, Ahmad Kholid, menghadiri acara syukuran Hari Bakti Imigrasi (HBI) ke-76 Tahun 2026, yang digelar di Auditorium Universitas Pengayoman Tangerang pada Senin (26/1/2026).
 
Dalam kesempatan itu, dia mengapresiasi peran institusi imigrasi yang tidak hanya menjadi garda terdepan dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), namun juga menyelenggarakan layanan publik yang sangat strategis bagi masyarakat luas.
 
"Selamat merayakan Hari Bakti Imigrasi yang ke-76. Momen ini menjadi titik temu untuk semakin menguatkan komitmen imigrasi sebagai penjaga pintu gerbang bangsa sekaligus pelayan yang handal bagi masyarakat," ucap Ahmad Kholid.
 
Dia juga menyambut antusias rencana pembangunan Kantor Imigrasi Kabupaten Tegal yang akan dimulai pada bulan Juni 2026 mendatang. Menurutnya, keberadaan kantor tersebut akan menjadi akses yang lebih mudah bagi warga Tegal untuk mendapatkan berbagai layanan keimigrasian.
 
"Alhamdulillah, meskipun gedung permanen belum terealisasi, pelayanan imigrasi sudah beroperasi di bekas Kantor GOW, Jalan Gajah Mada, Kecamatan Slawi. Ini memberikan kemudahan besar bagi masyarakat yang membutuhkan layanan paspor dan keperluan keimigrasian lainnya," jelasnya.
 
Plh. Bupati menegaskan, Pemerintah Kabupaten Tegal siap memberikan dukungan penuh dan menjalin sinergi guna menjadikan pelayanan imigrasi lebih mudah, cepat, dan berkualitas. Sinergi antara pusat dan daerah terus diperkuat agar manfaat keberadaan imigrasi benar-benar dirasakan secara nyata oleh masyarakat.
 
Sementara itu, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Agus Andrianto, dalam sambutannya menyatakan bahwa peringatan HBI ke-76 diadakan dengan nuansa sederhana melalui kegiatan tasyakuran, sebagai bentuk empati terhadap kondisi masyarakat di berbagai daerah.
 
Dengan tema "Imigrasi Berbakti, Indonesia Maju", Agus Andrianto menekankan bahwa institusi imigrasi tidak hanya berperan dalam pengawasan dan penegakan hukum, melainkan juga berkontribusi secara signifikan dalam pembangunan nasional.
 
"Imigrasi harus menjadi institusi yang profesional, berintegritas, humanis, serta mampu memberikan pelayanan prima bagi masyarakat sekaligus menjaga kedaulatan bangsa," tegasnya.
 
Ia juga mengungkapkan bahwa kebijakan keimigrasian mendatang akan fokus pada tiga hal utama: penguatan layanan berbasis digital, peningkatan kapasitas pengawasan di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI), serta dukungan terhadap iklim investasi yang sehat yang berdampak pada penyerapan tenaga kerja lokal.
 
Pada kesempatan yang sama, Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Jenderal Imigrasi, Yuldi Yusman, dalam laporannya menyampaikan bahwa rangkaian peringatan HBI ke-76 telah berlangsung sejak tanggal 8 hingga 26 Januari 2026, dengan berbagai kegiatan sosial dan penguatan kelembagaan sebagai isinya.
 
"Kegiatan tahun ini difokuskan pada efektivitas dan efisiensi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, antara lain melalui bakti sosial, donor darah, penyaluran bantuan sembako, serta upaya penguatan layanan dan infrastruktur keimigrasian," jelas Yuldi.
 
Menurut dia, hasil Rapat Koordinasi Pimpinan Tinggi Imigrasi telah menghasilkan Rencana Aksi Direktorat Jenderal Imigrasi Tahun 2026 dengan empat fokus utama: penguatan layanan digital, penyederhanaan regulasi visa dan izin tinggal bagi investor, pencegahan tindak pidana perdagangan orang dan penyelundupan manusia, serta peningkatan sarana dan prasarana di wilayah perbatasan.
 
Sebagai bagian penting dari acara tersebut, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan juga meresmikan 18 kantor imigrasi baru di seluruh Indonesia, di antaranya Kantor Imigrasi Kelas II Non-TPI Tegal. Hal ini menjadi simbol perluasan jangkauan layanan negara dan upaya untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. (Sholeh).