Kerjasama Regional Pemkab Tegal, Brebes, dan Kota Tegal Gandeng Swasta Untuk Ubah Sampah Jadi Listrik

Diterbitkan oleh Redaksi pada Rabu, 28 Januari 2026 09:14 WIB dengan kategori Kota Tegal Tegal dan sudah 243 kali ditampilkan

TEGAL - TERKININEWS.COM -  Pemerintah Kabupaten Tegal, bersama Kabupaten Brebes dan Kota Tegal, resmi menginisiasi kerja sama dengan PT Elenergy Green Solutions dalam pembangunan Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Wilayah Tegal Raya.
 
Acara penandatanganan Letter of Expression of Interest (LoI) – surat pernyataan niat kerja sama – sekaligus penyerahan dokumen kesepakatan bersama berlangsung meriah di Gulala Azana Guci, Selasa (28/1/2026)
 
Wakil Bupati Tegal, Ahmad Kholid, menyatakan bahwa kolaborasi lintas daerah ini merupakan langkah strategis untuk mengatasi tantangan persampahan yang semakin kompleks di wilayah tersebut.
 
"Sinergi antara tiga pemerintah daerah ini diharapkan dapat menghadirkan model pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat," ucapnya.
 
Menurut Ahmad Kholid, Kabupaten Tegal saat ini menghasilkan sekitar 670,38 ton sampah per hari. Namun, hanya sekitar 5,3 persen yang berhasil diolah secara optimal, sedangkan 60,4 persen lainnya masih berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan.
 
"Kondisi ini mendesak kita untuk melakukan terobosan dengan menerapkan teknologi ramah lingkungan yang fokus pada keberlanjutan jangka panjang," tegasnya.
 
Untuk mendukung upaya tersebut, Pemkab Tegal telah menyusun Rencana Induk Pengelolaan Sampah (RIPS) periode 2025–2045. Dokumen ini menjadi landasan bagi perencanaan pengelolaan sampah yang terstruktur dan terintegrasi, guna mewujudkan Kabupaten Tegal yang bersih, berbudaya, dan berkelanjutan.
 
Wabup Kholid menekankan bahwa pembangunan PSEL Tegal Raya memiliki nilai strategis ganda: tidak hanya mengurangi volume sampah yang masuk ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA), tetapi juga mengubah limbah menjadi sumber energi listrik yang memberikan kontribusi ekonomi sekaligus manfaat lingkungan.
 
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tegal, Sudigdo, menjelaskan bahwa penandatanganan ini merupakan hasil dari proses koordinasi lintas daerah yang intensif dan berlangsung cukup lama.
 
Selama proses tersebut, berbagai pihak membahas aspek teknis dan kebijakan untuk menyamakan persepsi serta memastikan kesesuaian dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
 
"LoI menjadi bentuk komitmen awal dari semua pihak, sedangkan kesepakatan bersama akan menjadi dasar bagi tahapan selanjutnya – mulai dari penyusunan kajian mendalam, pemenuhan persyaratan regulasi, hingga penyusunan rencana teknis pembangunan PSEL," jelasnya.
 
Perwakilan China International Cooperation Exchange Group Limited, Xing, menyampaikan kesiapan pihaknya untuk mendukung investasi dalam teknologi pengolahan sampah di Indonesia.
 
Menurut Xing, kerja sama ini berpotensi menghadirkan solusi teknologi pengolahan sampah menjadi energi listrik yang tidak hanya menguntungkan secara ekonomi, tetapi juga mendorong pertumbuhan pembangunan daerah.
 
Senada dengan itu, Presiden Direktur PT Elenergy Green Solutions, Lee Seng Liang, menegaskan komitmen perusahaan untuk menjalankan proyek ini dengan profesional, patuh pada peraturan, serta menjalin sinergi erat dengan pemerintah daerah.
 
"Kami berharap kolaborasi ini dapat menjadi contoh terbaik sinergi antara pemerintah dan sektor swasta dalam menyelesaikan permasalahan sampah dengan dampak yang nyata," ujarnya.
 
"Semoga inisiatif pengelolaan sampah berbasis teknologi ini dapat menjadi solusi jangka panjang untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di seluruh wilayah Tegal Raya," pungkasnya.
(Sholeh)