Kota Tegal Jadi Tuan Rumah Rakor Forsesdasi Jateng 2026, Bahas Tantangan Fiskal dan Inovasi Daerah
KOTA TEGAL - TERKININEWS.COM - Kota Tegal menjadi tuan rumah Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Sekretaris Daerah (Forsesdasi) Komisariat Wilayah (Komwil) Jawa Tengah tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari (29–30 Januari 2026) dibuka resmi oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, pada malam Kamis (29/01/2026) di Sebayu Convention Hall, Hotel Bahari Inn.
Rakor diikuti oleh seluruh Sekretaris Daerah kabupaten/kota se-Jawa Tengah. Turut hadir Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono beserta Ketua TP PKK Kota Tegal Gadis Sephi Febriana Dedy Yon, Kepala Biro Organisasi Setda Provinsi Jawa Tengah Hanung Cahyo Saputro (Ketua Penyelenggara), Kepala OPD Kota Tegal, dan Camat se-Kota Tegal.
Dalam sambutannya, Sumarno menyatakan harapan agar Rakor Forsesdasi menjadi forum strategis untuk memperkuat peran Sekretaris Daerah menghadapi tantangan fiskal. “Awal tahun 2026, penyesuaian dana transfer terasa berat, mendorong daerah untuk lebih mandiri. Namun, hal ini tidak mudah karena potensi pendapatan masih berbasis konsumsi, bukan investasi,” ujarnya. Ia menekankan kebutuhan terobosan dan inovasi agar roda pemerintahan dan pembangunan tetap berjalan optimal.
Sementara itu, Dedy Yon Supriyono selaku tuan rumah menyampaikan bahwa Rakor menjadi momentum mempererat silaturahmi dan koordinasi antar Sekretaris Daerah. “Ini ruang untuk berbagi pengalaman, memperkuat komunikasi, dan melahirkan gagasan strategis guna meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan di Jawa Tengah,” katanya, sekaligus memaparkan potensi Kota Tegal. Ia berharap kegiatan berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata.
Acara juga menyelenggarakan pengukuhan Ketua dan Pengurus Forsesdasi Komwil Jawa Tengah, serta penyerahan cindera mata kepada Sekretaris Daerah yang memasuki masa purna tugas. Selanjutnya, dilaksanakan diskusi panel dengan tiga narasumber: Bahri (Direktur Fasilitasi Perencanaan, Keuangan, dan Aset Pemerintah Desa Kementerian Dalam Negeri, hadir daring), Heroe Prasetyo (Perencana Ahli Madya Direktorat Perencanaan Teknis Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa), dan Yan Mahendra (Direktorat Perencanaan Anggaran Daerah Kementerian Dalam Negeri).
Diskusi membahas tata kelola aset untuk pembangunan KDKMP, optimalisasi peran daerah terhadap KDKMP, serta model penganggaran non ASN dan pegawai BLUD. (Sholeh).

