Emil Audero Buka Suara Usai Terkena Petasan Suporter Inter

Diterbitkan oleh Redaksi pada Selasa, 3 Februari 2026 08:11 WIB dengan kategori Bola Olah Raga dan sudah 220 kali ditampilkan

SEPAKBOLA - TERKININEWS.COM - Kiper Cremonese sekaligus Timnas Indonesia, Emil Audero, menyampaikan kondisi terkininya setelah menjadi korban pelemparan petasan dari tribun suporter Inter Milan dalam lanjutan Liga Italia. Insiden tersebut terjadi pada awal babak kedua pertandingan Cremonese kontra Inter Milan di Stadion Giovanni Zini.

Pada momen tersebut, gawang Cremonese berada tepat di belakang tribun pendukung Inter. Sebuah flare dilempar ke dalam kotak penalti dan meledak tepat di samping Emil Audero. Dalam rekaman video yang beredar, Audero tampak melambaikan tangan ke arah wasit, meminta pertandingan dihentikan sesaat sebelum ledakan terjadi.

Ledakan petasan membuat Audero terkapar di lapangan. Wasit segera menghentikan pertandingan dan menghampiri sang kiper, diikuti para pemain dari kedua tim. Audero sempat menjalani pemeriksaan medis dengan indikasi gangguan pendengaran serta luka di area lutut. Meski demikian, kiper berusia 29 tahun itu tetap melanjutkan pertandingan hingga usai.

Melalui video yang diunggah pihak klub, Emil Audero memastikan kondisinya dalam keadaan baik. Ia mengaku mengalami rasa sakit hebat di telinga serta sensasi terbakar di lutut, namun masih mampu berlatih keesokan harinya.

Audero juga menyebut insiden tersebut bisa berakibat jauh lebih buruk jika melihat ulang rekaman kejadian. Ia berharap peristiwa serupa tidak terulang di masa mendatang dan mengucapkan terima kasih atas dukungan serta pesan simpati yang diterimanya.

Dalam laga tersebut, Cremonese harus mengakui keunggulan Inter Milan dengan skor 0-2. Seluruh gol Inter dicetak di babak pertama melalui Lautaro Martinez dan Piotr Zielinski.

Pasca-insiden, Presiden Inter Milan Beppe Marotta mengecam keras tindakan tersebut dan meminta pihak berwenang segera melakukan investigasi. Ia menyebut kejadian itu sebagai tindakan anti-sportivitas yang mencederai nilai sepak bola.

Perkembangan terbaru menyebutkan bahwa pelaku pelemparan petasan telah teridentifikasi dan ditangkap. Pelaku diketahui mengalami cedera serius di tangan hingga kehilangan tiga jari akibat ledakan petasan kedua yang dilemparkannya. Saat ini, pelaku dilaporkan tengah menjalani perawatan di rumah sakit dan telah dijatuhi sanksi larangan menonton sepak bola.

Pihak berwenang masih mempertimbangkan sanksi tambahan, termasuk kemungkinan pelarangan suporter Inter Milan untuk menghadiri laga tandang. Presiden Inter Milan juga secara terbuka menyampaikan permintaan maaf kepada warga Cremona atas insiden tersebut.