Kapolres Tegal Hadiri Rakor Penanganan Bencana di Desa Padasari, Forkopimda Sinergikan Penanganan

Diterbitkan oleh Redaksi pada Kamis, 5 Februari 2026 06:47 WIB dengan kategori Kota Tegal Polri Tegal dan sudah 90 kali ditampilkan

TEGAL - TERKININEWS.COM - Sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi masyarakat terdampak bencana alam, Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo, S.H., S.I.K., M.H., bersama Bupati Tegal dan seluruh unsur Forkopimda menggelar rapat koordinasi penanganan bencana di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (4/2/2026) siang tersebut digelar langsung di Posko Pengungsian milik warga Kamal, Dukuh Pengasinan, Desa Padasari.
 
Rapat yang dipimpin secara langsung oleh Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman menghadirkan berbagai pihak penting, antara lain anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, pengurus PMI Provinsi Jawa Tengah, unsur TNI, seluruh OPD Kabupaten Tegal, Forkopimcam Jatinegara, serta pemerintah Desa Padasari. Semua hadir untuk menyusun langkah-langkah penanganan bencana yang lebih terarah.
 
Dalam arahannya, Bupati Tegal menekankan bahwa pengungsian warga merupakan langkah krusial untuk menjamin keselamatan bersama. Saat ini, ratusan jiwa telah ditempatkan di lokasi pengungsian, sehingga diperlukan koordinasi yang lebih erat agar penanganan bisa berjalan efektif dan efisien. Termasuk di dalamnya adalah perencanaan penyediaan hunian sementara di kawasan yang telah dinyatakan aman oleh tim teknis.
 
Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo menekankan urgensi pembaruan data secara berkala agar setiap perkembangan situasi bencana dapat dilacak dengan jelas dan dapat dipertanggungjawabkan kepada semua pihak. Ia juga menegaskan bahwa pemantauan terhadap kondisi wilayah terdampak harus dilakukan secara intensif, serta perlu dilakukan penyuluhan kepada masyarakat agar mau menerima bantuan dan berpindah ke lokasi yang lebih aman demi keselamatan diri dan keluarga.
 
"Kebutuhan dasar pengungsi seperti makanan, air bersih, dan layanan kesehatan harus menjadi prioritas utama. Evaluasi terhadap penanganan bencana perlu dilakukan setiap hari, dan penyampaian informasi kepada publik harus melalui satu pintu agar tidak terjadi kesalahpahaman di masyarakat," jelas Kapolres.
 
Sementara itu, Dinas Sosial Kabupaten Tegal menyampaikan bahwa jumlah pengungsi masih berubah secara dinamis seiring dengan perkembangan situasi. Untuk memenuhi kebutuhan makan, dapur umum terus beroperasi dan menyajikan makanan bagi seluruh warga pengungsi. Di sisi lain, Dinas Kesehatan telah menyiapkan tenaga medis yang siap siaga selama 24 jam di lokasi pengungsian, serta telah membentuk mekanisme rujukan ke rumah sakit terdekat jika ada kasus yang memerlukan penanganan lebih lanjut.
 
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tegal menginformasikan bahwa dampak bencana menyebar ke beberapa dukuh di Desa Padasari, dengan total ratusan warga yang telah direlokasi ke beberapa titik pengungsian yang telah disiapkan. PMI Provinsi Jawa Tengah juga menyampaikan kesiapannya untuk memberikan dukungan, mulai dari penambahan tenaga kerja, penambahan dapur umum, hingga pemantauan keamanan di seluruh lokasi terdampak agar pengungsi merasa nyaman dan aman selama berada di pengungsian.
 
Melalui rapat koordinasi yang kompak ini, seluruh pihak terkait berkomitmen untuk memperkuat kerja sama dan sinergi dalam menangani bencana secara terpadu. Semua langkah yang diambil diarahkan untuk memastikan keselamatan masyarakat dan pemulihan kondisi wilayah terdampak berjalan dengan baik.(Sholeh)