Wali Kota Tegal Lepas Ekspor Perdana Sepatu Buatan PT. Teng Fei Glory Indonesia Siap Merajai Pasar Eropa

Diterbitkan oleh Redaksi pada Jumat, 6 Februari 2026 06:50 WIB dengan kategori Kota Tegal Tegal dan sudah 333 kali ditampilkan

KOTA TEGAL - TERKININEWS.COM - Menjadi hari bersejarah bagi industri lokal Kota Tegal, ketika Wali Kota Dedy Yon Supriyono secara resmi melepas ekspor perdana PT. Teng Fei Glory Indonesia. Pabrik yang berdiri di Kelurahan Pesurungan Lor, Kecamatan Margadana Kota Tegal telah berhasil mengirimkan produk pertamanya ke luar negeri setelah masa operasional yang relatif singkat,Kamis (5/2/2026).
 
Kirim pertama kali ini menghantarkan dua kontainer sepatu bermerek terkenal seperti Skechers, Diadora, Hi-Tech, dan Joma menuju Spanyol. Momen ini bukan hanya menjadi pencapaian bagi perusahaan, melainkan juga menjadi bukti nyata bahwa produk buatan Kota Tegal siap bersaing di kancah internasional.
 
Wali Kota Tegal mengungkapkan rasa gembira dan apresiasi yang mendalam atas capaian ini. Menurutnya, kehadiran PT. Teng Fei Glory Indonesia di Kota Tegal menunjukkan bahwa daerah ini semakin menjadi pilihan utama bagi investor yang melihat potensi besar di berbagai aspek.
 
“Kota Tegal menawarkan nilai tambah yang menarik bagi investor mulai dari lokasi yang strategis di tengah jalur perdagangan, ketersediaan tenaga kerja yang kompeten, hingga dukungan komprehensif dari pemerintah daerah,” ucapnya.
 
Untuk mendukung pelaku usaha, Pemerintah Kota Tegal terus berinovasi dalam menyusun kebijakan yang ramah bisnis. Salah satu langkah unggulan adalah penerapan sistem perizinan “satu meja satu kursi” yang mempercepat proses administrasi, sekaligus memperkuat sinergi antara dunia usaha dan masyarakat sekitar.
 
Dedy Yon berharap keberadaan pabrik sepatu ini akan memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan daerah. Mulai dari membuka kesempatan kerja bagi ribuan orang, memperkenalkan teknologi dan metode produksi baru, hingga meningkatkan pendapatan daerah dan nilai ekonomi lokal. Saat ini, perusahaan telah menyerap tenaga kerja sebanyak 650 orang, dengan target akan menjangkau 2.000 pekerja pada tahun ini.
 
“Kami juga memberikan fasilitas khusus berupa pembebasan dan penangguhan beberapa persyaratan perizinan agar proses produksi lebih lancar dan produk memiliki daya saing harga yang tinggi. Perkiraan di semester kedua, perusahaan akan mendapatkan status KB Mandiri yang akan membuat operasionalnya lebih efisien dan hemat biaya,” jelas Wali Kota.
 
Mr. Li Xiang Wae, Manajer Umum PT. Teng Fei Glory Indonesia, dalam kesempatan tersebut menyampaikan ucapan terima kasih yang mendalam kepada pemerintah dan seluruh pihak yang telah mendampingi perusahaan sejak awal pembangunan. Menurutnya, setiap tahapan dari pembangunan pabrik, pemasangan mesin, hingga keluarnya produk pertama dari jalur produksi tidak mungkin terwujud tanpa kerja keras seluruh tim dan karyawan.
 
“Kepercayaan yang diberikan oleh pemimpin daerah, mitra bisnis, dan masyarakat sekitar adalah landasan utama yang membawa kami mencapai tonggak penting ini,” katanya.
 
Mr. Li menegaskan komitmen perusahaan untuk selalu menjunjung tinggi standar kualitas, mengedepankan inovasi, serta menjalankan operasional sesuai dengan aturan lingkungan yang ketat. Ia berharap produk dengan label “Made in Indonesia” akan semakin dikenal dan diakui kualitasnya di seluruh dunia.
 
“Pengiriman perdana ini menjadi titik awal bagi kami untuk terus meningkatkan kemampuan bersaing produk. Setiap pasang sepatu yang kami hasilkan tidak hanya memenuhi standar lingkungan, tetapi juga dibuat dengan memperhatikan nilai-nilai kemanusiaan di setiap tahapan,” tandasnya.
 
Sementara itu, Kepala KPPBC Tipe Madya Pabean C Tegal, Yudiarto, menyatakan bahwa perkembangan PT. Teng Fei Glory Indonesia sungguh mengesankan. Baru dalam waktu dua bulan beroperasi, perusahaan telah mampu melakukan ekspor perdana ke pasar luar negeri.
 
Menurut Yudiarto, Bea Cukai akan terus memberikan dukungan penuh untuk meningkatkan volume ekspor melalui berbagai fasilitas, termasuk pembebasan pajak, penangguhan kewajiban pajak, serta penyederhanaan proses administrasi dan perizinan.
 
“Tujuan dari semua dukungan ini adalah agar perusahaan dapat mengoptimalkan efisiensi operasional, menekan biaya produksi, dan akhirnya mampu bersaing secara global dengan produk dari negara lain,” ujarnya.
 
Ia berharap bahwa kerja sama antara pemerintah dan dunia usaha dalam mendukung sektor industri akan memberikan dampak yang luas bagi kemajuan sosial dan ekonomi masyarakat Kota Tegal. (Sholeh).