Bupati Tegal Tinjau Banjir Bojong, Lalu Lintas Dialihkan Untuk Jaga Keselamatan Masyarakat

Diterbitkan oleh Redaksi pada Kamis, 12 Februari 2026 04:58 WIB dengan kategori Kota Tegal Tegal dan sudah 258 kali ditampilkan

TEGAL - TERKININEWS.COM - Badan jalan utama Jalan Raya Bojong tergenangi banjir luapan pada hari Selasa (10/02/2026) sore, membuat Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman segera melakukan peninjauan langsung ke lokasi. Arus air yang cukup kuat mengganggu akses lalu lintas dua arah, sehingga pihak berwenang segera mengalihkan kendaraan melalui jalur alternatif Buniwah untuk menjamin keselamatan pengguna jalan.
 
Curah hujan tinggi yang melanda Kabupaten Tegal sepanjang siang hari menyebabkan debit air sungai naik drastis dan meluap ke permukaan jalan, bahkan sempat membuat akses transportasi menjadi lumpuh total.
 
Setelah melakukan peninjauan, Bupati Ischak menjelaskan bahwa luapan air pertama kali muncul sekitar pukul 15.00 WIB, dan intensitasnya meningkat pesat pada pukul 16.00 WIB dengan arus yang semakin membahayakan.
 
“Kondisi banjir mulai terasa sekitar pukul 15.00 WIB, kemudian pada pukul 16.00 WIB arusnya menjadi lebih deras sehingga bisa membahayakan keselamatan pengendara,” ucapnya.
 
Menurutnya, keselamatan masyarakat adalah prioritas utama dalam penanganan setiap kondisi darurat. Mengingat lokasi tersebut pernah menjadi tempat terjadinya insiden masyarakat terbawa arus banjir, pengalihan lalu lintas harus dilakukan dengan segera.
 
“Kami tidak ingin ada satu pun risiko yang terjadi pada masyarakat. Keselamatan mereka adalah yang paling utama bagi kami,” tegas Bupati Ischak.
 
Sebagai tindakan antisipatif, petugas telah mengarahkan semua kendaraan dari arah utara dan selatan untuk menggunakan jalur Buniwah. Beberapa pengendara sepeda motor yang sudah memasuki lokasi banjir juga dievakuasi dan ditempatkan untuk berteduh sementara di Mapolsek Bojong hingga kondisi jalan dinyatakan aman.
 
Bupati juga memberikan instruksi kepada seluruh perangkat daerah terkait untuk melakukan pemantauan terus-menerus pada titik-titik rawan banjir, terutama saat musim hujan dan curah hujan tinggi. Kerjasama erat dengan BPBD serta unsur terkait juga terus dijaga untuk memastikan tanggapan cepat di lapangan.
 
“Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan ketika hujan deras dan patuhi arahan dari petugas yang bertugas di lokasi,” tambahnya.
 
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tegal Afifudin menyampaikan bahwa setelah beberapa jam menghalangi akses utama, debit air mulai menurun seiring dengan meredanya intensitas hujan. Banjir dinyatakan reda secara resmi pada pukul 18.45 WIB.
 
Meskipun demikian, ia mengingatkan agar masyarakat dan pengendara tetap berhati-hati karena permukaan jalan masih tertutupi sisa lumpur yang dapat menyebabkan kendaraan licin dan berpotensi kecelakaan.
 
“Pemerintah Kabupaten Tegal akan terus meningkatkan upaya kesiapsiagaan dan mitigasi bencana, guna mengurangi risiko serta memberikan perlindungan maksimal bagi keselamatan masyarakat,” pungkas Afifudin. (Sholeh).