Di Tengah Malam Hari, Polres Tegal Jaga Aman dan Harapan Pengungsi Bencana Tanah Bergerak

Diterbitkan oleh Redaksi pada Sabtu, 14 Februari 2026 09:02 WIB dengan kategori Kota Tegal Tegal dan sudah 180 kali ditampilkan

TEGAL - TERKININEWS.COM -  Saat kebanyakan orang telah terlelap dalam mimpi, rombongan petugas Siaga Bhayangkara Regu I Polres Tegal tengah menjejakkan kaki di jalanan Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal. Kamis malam (12/02/2026), tepat pukul 21.00 WIB, mereka menyusuri kegelapan bukan sekadar untuk patroli biasa melainkan sebagai penjaga keamanan dan penghibur harapan bagi warga yang terpaksa mengungsi akibat tanah bergerak.
 
Di Posko Pengungsian yang berada di kompleks Majelis Dzikir An-Nadoriyah, para petugas tidak hanya memastikan kondisi keamanan, melainkan juga menyapa setiap keluarga pengungsi dengan penuh perhatian. Mereka mendengarkan keluhan, menenangkan yang masih gelisah, dan memastikan bahwa setiap orang—baik anak-anak yang bermain kecil-kecilan maupun lansia yang bersandar di dinding merasa terlindungi. Suara hujan yang sesekali mengguyur seolah mengingatkan bahwa ancaman dari alam belum sepenuhnya hilang.
 
Dengan dipimpin oleh Padal I IPTU Henry Ade Birawan, S.H., M.H., personel melakukan patroli secara jalan kaki menyusuri kawasan rumah-rumah yang terdampak. Setiap sudut yang berpotensi rawan diperiksa cermat, sementara mereka juga menjalin komunikasi dengan warga yang telah membentuk kelompok ronda malam. Petugas mengingatkan pentingnya tetap waspada, terutama pada saat curah hujan tinggi yang bisa memperparah kondisi tanah. Salah satu fokus utama patroli adalah mencegah terjadinya pencurian terhadap barang-barang milik warga yang belum dapat dievakuasi dari rumah.
 
Selain menangani situasi di lokasi bencana, Polres Tegal juga mengamankan kegiatan istighosah dan doa bersama yang digelar Ponpes Al-Adalah 2, Desa Capar. Acara yang dihadiri langsung oleh Bupati Tegal dalam rangka Haflah Akhirussanah berjalan lancar berkat pengaturan arus lalu lintas yang dilakukan oleh petugas, sehingga tidak mengganggu aktivitas masyarakat sekitar.
 
Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasetyo, S.H., S.I.K., M.H. menegaskan bahwa keberadaan anggota Polri di tengah masyarakat pada saat sulit merupakan bentuk wujud dari komitmen yang telah tertanam dalam jiwa Bhayangkara.
 
"Kami bertekad untuk memberikan rasa aman yang maksimal, bukan hanya dari ancaman yang datang dari alam, tetapi juga dari segala bentuk gangguan ketertiban masyarakat. Kehadiran kami di sini adalah bukti bahwa negara selalu berada di sisi rakyatnya, terutama ketika mereka membutuhkan dukungan," jelasnya.
 
Upaya tersebut memberikan dampak yang nyata. Kondisi di posko pengungsian tetap tenang dan kondusif, warga dapat beristirahat dengan lebih lega, dan segala bentuk potensi masalah keamanan berhasil dicegah sejak awal.
 
Di balik kilau senter yang menerangi jalan dan seragam biru yang khas, tersirat pesan yang hangat bahwa meskipun tanah bergoyang dan masa depan tampak tidak pasti, masih ada tangan yang siap membantu dan penjaga yang tidak pernah lelah menjaga keamanan serta harapan setiap warga.(Sholeh).