Awal Ramadan, Forkopimda Kota Tegal Gelar Rakor Tangkal Petasan dan Miras Tidak Baku
KOTA TEGAL - TERKININEWS.COM - Seiring dengan dimulainya bulan Ramadan 1447 H/2026 M, Pemerintah Kota Tegal melalui Forkopimda bekerja sama dengan Polres Tegal Kota menyelenggarakan Rapat Koordinasi Antar Instansi untuk menangkal peredaran barang berbahaya berupa petasan serta minuman keras oplosan. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (20/2/2026) di Aula Gedung Deviacita Polres Tegal Kota ini bertujuan memastikan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap stabil sepanjang bulan suci.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya menyampaikan bahwa koordinasi ini diinisiasi sejak awal Ramadan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat yang menjalankan ibadah.
“Berdasarkan catatan kejadian di beberapa wilayah Jawa Tengah, peredaran petasan dan miras tidak baku pernah menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka. Oleh karena itu, kita perlu langkah antisipatif agar hal serupa tidak terjadi di Kota Tegal,” jelasnya.
Menurut dia, pelaku kini mengadopsi cara baru dalam mendistribusikan barang terlarang tersebut, antara lain melalui platform media sosial dengan sistem pembayaran saat barang diterima (Cash on Delivery/COD).
Untuk mengatasi hal ini, Polres Tegal Kota akan menggencarkan berbagai langkah kerja yang mencakup pendekatan preventif melalui penyuluhan dan imbauan kamtibmas, serta langkah represif berupa patroli intensif di wilayah dan waktu yang berpotensi rawan, termasuk pelaksanaan Operasi Pekat yang fokus pada penindakan miras, petasan, premanisme, dan tindakan vandalisme.
“Tugas menjaga kamtibmas bukan hanya tanggung jawab kepolisian saja. Kolaborasi erat dengan pemerintah daerah, TNI, serta seluruh komponen masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga Kota Tegal tetap kondusif,” tegas Kapolres.
Di sisi lain, Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono menekankan bahwa menjaga kekhusyukan ibadah Ramadan harus diimbangi dengan upaya bersama dalam menangani masalah yang dapat mengganggu ketertiban.
“Peredaran petasan dan miras oplosan adalah ancaman serius yang memerlukan penanganan yang tegas dan terencana. Semoga dengan kerja sama yang solid, Ramadan dan momen Idul Fitri mendatang dapat kita lalui dengan aman, tertib, dan penuh berkah,” tutupnya.(Sholeh)

