Fokus Kunjungan Komisi IV DPR RI ke Kota Tegal: Perbaiki Kebersihan Pelabuhan Tegalsari
KOTA TEGAL - TERKININEWS.COM - Pelabuhan Perikanan Pantai Tegalsari menjadi titik sentral pembahasan dalam kunjungan kerja yang dilakukan oleh Komisi IV DPR RI pada hari ini (24/2). Rombongan yang dipimpin Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto (Titiek Soeharto), diterima langsung oleh Wali Kota Tegal H. Dedy Yon Supriyono, Wakil Wali Kota Tazkiyyatul Muthmainnah, dan Sekretaris Daerah Agus Dwi Sulistyantono.
Selama kunjungan, Tokoh yang akrab disapa Titiek ini melakukan peninjauan lapangan secara langsung, serta menggelar diskusi dengan berbagai pihak terkait – mulai dari nelayan, Anak Buah Kapal (ABK), hingga pengurus HNSI Provinsi Jawa Tengah. Salah satu poin krusial yang disorot adalah kondisi kebersihan pelabuhan yang belum optimal, meskipun secara nasional, Tegalsari menempati posisi kedua sebagai kontributor Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) terbesar setelah Pelabuhan Muara Karang di Jakarta.
"Kondisi kebersihan yang kurang terawat ini sangat kontras dengan kontribusi besar yang diberikan pelabuhan ini. Kendala utama yang dihadapi adalah keterbatasan alokasi dana PNBP yang kembali ke daerah, sehingga pemkot mengalami kesulitan dalam melakukan pemeliharaan secara maksimal," jelas Titiek Soeharto.
Selain kebersihan, ia juga menekankan perlunya sinkronisasi dengan berbagai kementerian terkait untuk menangani permasalahan penataan ruang pelabuhan. Dampak lingkungan yang kurang higienis, kata dia, berpotensi menurunkan kualitas ikan hasil tangkapan. Selain itu, kapal-kapal yang tidak beroperasi dan menenggelamkan juga perlu segera ditempatkan pada lokasi yang tepat agar tidak menghambat aktivitas kapal lain yang sedang beroperasi.
Tak hanya itu, dalam pertemuan tersebut juga disampaikan aspirasi dari para pelaku usaha di sektor perikanan yang menginginkan penambahan akses modal serta perluasan area pelabuhan yang saat ini sudah terbilang sangat padat. Menurut Titiek, rencana perluasan telah dirancang oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan, sehingga diharapkan dapat segera terealisasi untuk mendukung produktivitas nelayan sekaligus menjaga mutu hasil laut.
"Pelabuhan adalah infrastruktur strategis yang menjadi pijakan kemajuan masa depan. Oleh karena itu, aspek kebersihan dan penataan harus menjadi prioritas utama agar aktivitas nelayan berjalan lancar dan produk perikanan tetap memiliki nilai jual yang tinggi," tegasnya.
Di sisi lain, Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Komisi IV DPR RI. Ia berharap dukungan dari pemerintah pusat dapat terus ditingkatkan, sehingga Pelabuhan Tegalsari tidak hanya berperan sebagai pusat aktivitas perikanan, namun juga mampu menjadi simbol kebanggaan masyarakat Kota Tegal dengan suasana yang bersih dan terstruktur dengan baik.(Sholeh)

