Penanganan Tanah Bergerak di Kajen dan Padasari, Polres Tegal Pastikan Kamtibmas dan Kebutuhan Warga Terpenuhi
TEGAL - TERKININEWS.COM - Personel Polres Tegal bekerja sama dengan TNI, BPBD, PMI, serta pemerintah desa melakukan penanganan terhadap tanah bergerak yang melanda dua desa di Kabupaten Tegal pada Senin (23/2/2026). Kegiatan meliputi monitoring, pengamanan, patroli, dan pengecekan kebutuhan masyarakat terdampak guna menjamin keselamatan dan stabilitas kamtibmas pascabencana.
Di Desa Kajen RW 09, tim gabungan terus mengawasi kondisi lokasi dan memberikan bantuan kepada warga. Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasat Intelkam AKP Surahno, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kehadiran petugas tidak hanya untuk keamanan, namun juga mendukung evakuasi dan memberikan rasa tenang.
"Kami menjalin kerja sama erat dengan semua instansi terkait agar penanganan bencana dilakukan secara cepat, tepat sasaran, dan penuh rasa kemanusiaan," ujarnya.
Berdasarkan data terkini, sebanyak 72 rumah terdampak dengan rincian 21 rusak berat, 25 rusak sedang, dan 26 rusak ringan. Mushola Baitul Mutaqin rusak berat, Madrasah Nurul Hidayah rusak sedang, serta jalur desa di depan mushola mengalami retakan. Sebanyak 28 Kepala Keluarga (81 jiwa) telah mengungsi, baik bersama kerabat maupun di posko.
Berbagai bantuan logistik dari Kementerian Agama Kabupaten Tegal dan organisasi masyarakat telah mengalir, meliputi makanan siap konsumsi, sembako, perlengkapan bayi, obat-obatan, dan dana bantuan, yang dikelola terpusat untuk distribusi sesuai kebutuhan. Polres Tegal berkomitmen menjaga pelayanan optimal hingga menjelang Ramadan agar warga dapat beribadah dengan aman.
Di Desa Padasari, Regu I Siaga Bhayangkara Polres Tegal melaksanakan patroli, sambang, dan pengecekan logistik. Kegiatan bertujuan memberikan rasa aman dan memastikan kebutuhan dasar pengungsi terpenuhi.
AKBP Bayu Prasatyo menegaskan bahwa hal ini merupakan bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat. "Kami terus melakukan patroli, sambang, serta monitoring agar masyarakat terdampak merasa aman dan nyaman. Kami juga berupaya memastikan ketersediaan logistik serta mencegah potensi gangguan kamtibmas," ungkapnya.
Personel melakukan patroli ke pemukiman terdampak, memberikan imbauan agar tidak beraktivitas di rumah berisiko, serta memeriksa ketersediaan bahan pangan di posko pengungsian seperti Gedung Majelis Dzikir An-Nadoriyah, SDN 2 Padasari, dan gudang logistik milik warga. Kegiatan ini juga bertujuan mengantisipasi tindak pidana seperti pencurian atau penjarahan.
Polres Tegal berkomitmen terus memberikan pelayanan humanis, pengamanan, dan sinergi dengan instansi terkait hingga situasi kembali normal.(Sholeh).

