Pengamanan Ibadah Jumat Agung di Wilayah Hukum Polres Tegal Berjalan Lancar dan Aman
TEGAL - TERKININEWS.COM - Dalam rangka memastikan kelancaran dan keamanan pelaksanaan ibadah Jumat Agung, jajaran personel Polres Tegal telah diturunkan ke lapangan mulai pukul 07.00 WIB, Jumat (3/4/2026). Langkah ini diambil sebagai wujud nyata pelayanan publik serta kepedulian Polri agar masyarakat dapat beribadah dengan tenang dan khidmat.
Pengamanan difokuskan di beberapa titik gereja yang tersebar di wilayah hukum Polres Tegal, antara lain GKJ Mejasem Barat (Kec. Kramat), GKJ Slawi, dan GPPS Immanuel Slawi. Kegiatan ini merupakan bukti komitmen kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta memberikan perlindungan maksimal bagi setiap umat beragama.
Di GKJ Mejasem Barat, ibadah yang dipimpin langsung oleh Pendeta Kristianto Himawan mengangkat tema “Kebangkitan Kristus Memperbaharui Ciptaan” dan dihadiri oleh sekitar 80 jemaat. Pengamanan di lokasi ini dipimpin oleh IPTU Deni Triyatno, S.Psi bersama dua anggotanya, yang sebelumnya telah melaksanakan apel kesiapan guna memastikan tugas berjalan maksimal.
Di kawasan Slawi, pengamanan dilakukan secara terpadu di dua lokasi berbeda. Ibadah utama di GKJ Slawi yang dipimpin Pendeta Sugeng dan diikuti sekitar 100 jemaat berlangsung tertib di bawah pengawasan langsung Kapolsek Slawi, AKP Rushendro Cipto Harjono, S.H. beserta jajarannya.
Sementara itu, kegiatan khusus “Jumat Agung Sekolah Minggu” di GPPS Immanuel Slawi yang dipimpin Pendeta Niki Kartono dan dihadiri sekitar 100 anak juga diamankan dengan ketat. Pengamanan di lokasi ini dipimpin oleh IPTU Itok Tri Wiyono, S.H., M.H., M.Pd.
Kapolres Tegal AKP Bayu Prasatyo, S.H., S.I.K., M.H. menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi pelayanan humanis Polri.
“Kami hadir bukan hanya untuk mengamankan, tetapi juga untuk memastikan seluruh jemaat merasa nyaman dan aman dalam beribadah. Ini adalah bentuk tanggung jawab kami dalam menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama,” tegasnya.
Selama bertugas, personel tidak hanya melakukan penjagaan, tetapi juga melakukan pendekatan persuasif dan memberikan imbauan kamtibmas sebagai upaya cooling system.
Di akhir kegiatan, Polres Tegal juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Tegal untuk terus menjaga kerukunan, saling menghormati perbedaan, dan bersama-sama menciptakan situasi wilayah yang aman, damai, dan kondusif.(Sholeh).

