IHSG Bangkit ke 7.500, Saham Grup Barito Jadi Motor Penguatan
MIRAE ASSET - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bangkit dan ditutup di zona hijau pada perdagangan hari ini, didorong oleh penguatan signifikan saham-saham yang tergabung dalam grup konglomerasi Barito.
IHSG tercatat naik sebesar 41,6 poin atau 0,55% ke level 7.500. Sementara itu, indeks LQ45 justru mengalami pelemahan tipis sebesar 0,1 poin atau 0,02% ke level 746.
Penguatan IHSG terutama ditopang oleh lonjakan saham-saham unggulan seperti BRPT yang melonjak 14,36%, PTRO naik 11,63%, serta ENRG yang menguat 7,62%. Kinerja solid saham-saham ini menjadi katalis utama kebangkitan pasar setelah sebelumnya mengalami tekanan.
Secara sektoral, mayoritas indeks mencatatkan kinerja positif. Sektor energi memimpin penguatan dengan kenaikan sebesar 2,64%, diikuti sektor bahan baku 2,35% dan sektor siklikal 2,30%. Sektor industri juga turut menguat 1,83%, sementara sektor teknologi naik 1,14%. Di sisi lain, sektor keuangan mengalami tekanan dengan penurunan sebesar 1,32%, disusul sektor kesehatan yang turun 0,24%.
Di pasar valuta asing, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS tercatat menguat tipis sebesar 9 poin atau 0,05% ke level Rp17.098 per dolar AS.
Sejumlah saham juga mencatatkan penguatan yang dipicu oleh aksi korporasi dan kinerja fundamental. Saham INET naik 7,74% ke level Rp306 setelah perusahaan mengumumkan rencana akuisisi 60% saham PT Sarana Global Indonesia (SGI) senilai Rp280,40 miliar.
Sementara itu, saham TPIA menguat 6,58% ke level Rp6.475 setelah mencatatkan kinerja keuangan impresif dengan EBITDA kuartalan tertinggi sepanjang sejarah sebesar USD421 juta serta laba bersih USD205 juta pada kuartal I 2026.
Saham BULL juga ditutup naik 1,39% ke level Rp6 seiring aksi pembelian saham oleh direktur perusahaan, sedangkan MCOL menguat 0,98% ke Rp4.100 setelah mengumumkan pembentukan entitas anak baru untuk mendukung ekspansi bisnis.
Di sisi lain, saham BBRI justru melemah 0,58% ke level Rp3.370 meskipun investor global Blackrock Inc. terus menambah kepemilikan sahamnya sepanjang April 2026 dengan total akumulasi mencapai lebih dari 19 juta saham.
Secara keseluruhan, pergerakan pasar hari ini menunjukkan optimisme investor yang kembali meningkat, terutama terhadap sektor energi dan saham-saham konglomerasi besar yang menjadi pendorong utama penguatan IHSG.

