Menampilkan Posting
label BISNIS
bisnis

Maybank Segera Hedging Syariah

JAKARTA - melihat potensi besar dari pangsa pasar syariah, PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank) berencana mengeluarkan fasilitas Islamic hedging atau fasilitas lindung nilai valuta asing dengan prinsip syariah.   Maybank mengklaimnya sebagai fasilitas perbankan untuk hedging syariah yang pertama di

bisnis

Utang Indonesia Kembali Naik Rp3.196,61 T

JAKARTA - Total utang Pemerintah Indonesia pada Maret 2016 ini mengalami kenaikan dibandingkan bulan sebelumnya menjadi Rp3.271,82 triliun. Angka ini naik sebesar Rp75,21 triliun dari Februari 2016 sebesar Rp3.196,61 triliun. Seperti dilansir dari situs resmi Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan

bisnis

Nigeria Minati Produk Ritel Indonesia

JAKARTA - Indonesia mencatat transaksi potensial mencapai 2,98 juta dolar AS dalam Indonesia Solo Exhibition (ISE) 2016. Nilai tersebut didapat dari kuantitas total sebanyak 54 kontainer dari beberapa produk dan perusahaan. "ISE menjadi ajang pertemuan produsen asal Indonesia dengan pembeli asal Nigeria dan

bisnis

Empat Cara Pemborosan Menjadi Kaya

JAKARTA - Pernah dengar peribahasa peribahasa ‘Hemat pangkal Kaya’? Secara umum, peribahasa tersebut memang benar untuk diterapkan sehari-hari. Semakin kamu berhemat, semakin banyak uang yang dapat kamu simpan, yang artinya semakin kamu menjadi kaya! Tapi, tunggu dulu. Bukan berarti kamu harus jadi pelit dan

bisnis

Emas Tetap Menguat Disaat Dolar Naik

Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir naik pada Selasa (Rabu pagi WIB), meski dolar AS dan ekuitas AS berbalik menguat atau rebound. Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Juni naik USD2,9 atau 0,23 persen, menjadi menetap di USD1.260,90 per ounce. Ketua Federal

bisnis

Ciri Negara Surga Pajak

JAKARTA – Munculnya kasus Panama Papers membuat istilah tax haven tidak asing di telinga. Sebutan tersebut ditujukan bagi negara-negara yang mengenakan pajak rendah atau dikenal dengan istilah surga pajak. Direktur Eksekutif Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) Yustinus Prastowo menyatakan, secara

94