Nama Idrus Marham sudah sangat akrab di dunia perpolitikan negara Indonesia. Pria yang juga sangat aktif di dunia akademik ini sering dianggap sebagai simbol perubahan dalam tubuh Partai Golkar. Hanya saja, anggapan tersebut tidak melulu menjadi kesan kosong belaka. Banyak hal yang membuat sosok Marham sebagai
Bima Arya Sugiarto menjabat sebagai wali kota Bogor periode 2014-2019. Pria yang lahir pada 17 Desember 1972 ini telah dianugerahi dua anak dari pernikahannya dengan Yane Ardian. Mereka adalah Kinaura Maisha dan Kenatra Mahesha.
Lahir sebagai anak dari seorang perwira polisi, Bima sendiri merupakan anak
Ray Rangkuti adalah seorang aktivis dan pengamat politik di Indonesia. Merupakan alumnus dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Ray Rangkuti juga ikut aktif dalam gerakan reformasi untuk menumbangkan otoriter Orde Baru.
Dia juga menjadi salah satu pendiri Komite Independen Pemantau Pemilih (KIPP) dan
H. Ahmad Heryawan merupakan Gubernur Jawa Barat yang saat ini masih menjabat untuk periode 2008-2013 dan merupakan politikus dari Partai Keadilan Sejahtera. Dalam menjalankan tugasnya, ia ditemani oleh Dede Yusuf sebagai wakilnya.
Sebelum menjabat sebagai gubernur Jawa Barat, ia menjabat sebagai Wakil
Lahir di Karang Anyar, 28 Oktober 1968, Ganjar Pranowo SH dikenal sebagai sosok yang cerdas, percaya diri, dan pintar bicara. Pria lulusan Universitas Gajah Mada yang aktif berorganisasi sejak mahasiswa tahun 1992 ini sebelumnya adalah anggota Partai Demokrasi Indonesia (PDI) di zaman Orde Baru. Namun, setelah
Makassar -- Nurhayati adalah Guru Honorer yang sehari-harinya mengajar di Madrasah Ibtidaiyyah Darud Da’wah wal-Irsyad (MI DDI) Kajuangin Kecamatan Lembang, disamping sebagai tenaga pendidik, juga sebagai Fasilitator Daerah USAID PRIORITAS Provinsi Sulawesi Selatan pada Program Buku Bacaan Berjenjang yang
Abdul Muhsin, S. Pd, M. Pd, merupakan salah satu fasilitator daerah (fasda) program buku bacaan berjenjang (B3) kota Makassar yang setelah sukses membelajarkan buku besar (B2) dan buku bacaan berjenjang (B3) di kelas III SDN kakatua Kec. Mariso, dan kini menyasar pada anak-anak lorong di jalan Manuruki IX Lr.
Abdul Muhsin, S. Pd, M. Pd, merupakan salah satu fasilitator daerah (fasda) program buku bacaan berjenjang (B3) kota Makassar yang setelah sukses membelajarkan buku besar (B2) dan buku bacaan berjenjang (B3) di kelas III SDN kakatua Kec. Mariso, dan kini menyasar pada anak-anak lorong di jalan Manuruki IX Lr.
Beberapa hari terakhir, masyarakat ‘dihebohkan’ oleh berita tentang anak muda peneliti asal Indonesia yang menemukan (konsep dasar) teknologi 4G yang mana konsep dasar yang diyakininya menyatakan bahwa teknik ‘double FFT’ (Fast Fourier Transform) dalam transmisi akan menjadikan teknologi transmisi masa kini
Kisah perjalanan kesuksesan yang dicapai oleh sejumlah pemusik di belantika musik tentu saja berbeda-beda. Mereka tak hanya sekedar memiliki bakat memainkan beragam alat musik saja, tetapi bagaimana membangun karir tersebut dengan mengambil beragam peluang yang ada.
Jefri Rian Siska (25), pemuda
Kisah perjalanan kesuksesan yang dicapai oleh sejumlah pemusik di belantika musik tentu saja berbeda-beda. Mereka tak hanya sekedar memiliki bakat memainkan beragam alat musik saja, tetapi bagaimana membangun karir tersebut dengan mengambil beragam peluang yang ada.
Jefri Rian Siska (25), pemuda
Ali Anyang lahir 20 Oktober 1920 di desa Nanga Menantak (sekarang masuk kecamatan Ambalau, Kabupaten Sintang). Orangtuanya, Lakak dan Liang memberinya nama, Anjang. Dalam keluarganya yang suku Dayak ini, Ali Anyang merupakan anak bungsu dari tujuh orang bersaudara.Pada usai 8 tahun, Ali Anyang menjadi anak
Jiwa sosial pembalap Rio Haryanto terbilang tinggi. Terbukti pria kelahiran Solo, 22 Januari 1993 ini memiliki sebuah Pondok Pesantren (Ponpes) dan panti asuhan yang terletak di Solo, Jawa Tengah. "Sejak 2003, kakekku punya lahan di Solo. Awalnya membangun masjid, kemudian ada ide untuk mendirikan pondok
Sosoknya yang rapih, bersih nan bersahaja. Tutur katanya juga santun dan pilih-pilih bahasa. Tak tergambar lantangnya ketika protes disosial media. Angkat berita aksi sosial tapi bukan narsis belaka. Tidak minta puji tapi tidak pula marah ketika dihina. Tetap melangkah meski berkali-kali usaha baiknya di tanya.
Dr. Haji Abdul Karim Amrullah dijuluki sebagai Haji Rasul, adalah ulama terkemuka sekaligus reformis Islam di Indonesia. Ia juga merupakan pendiri Sumatera Thawalib, sekolah Islam modern pertama di Indonesia. Ia bersama Abdullah Ahmad menjadi orang Indonesia terawal yang memperoleh gelar doktor kehormatan dari