4 Siswa Menghina Guru Lewat Facebook Kembali Bersekolah
TANJUNGPINANG -Para siswa yang telah dikeluarkan pihak sekolah SMUN 4 Tanjung Pinang, Kepulauan Riau (Kepri) karena menghina guru di Facebook saat ini telah pindah ke beberapa sekolah yang ada di Tanjungpinang dan Batam.
TANJUNGPINANG -Para siswa yang telah dikeluarkan pihak sekolah SMUN 4 Tanjung Pinang, Kepulauan Riau (Kepri) karena menghina guru di Facebook saat ini telah pindah ke beberapa sekolah yang ada di Tanjungpinang dan Batam.
Wakil Kepala SMUN 4 Tanjung Pinang, Yose Rizal mengatakan bahwa wali murid keempat siswa yakni YK, HF, AN, dan AM telah mengambil surat pindahnya dan bersedia menerima pengeluaran anak mereka."Semua siswa telah mengambil surat pindah. Kami memang sudah berkomitmen untuk tidak menerima mereka lagi," katanya
Dia menerangkan bahwa AN saat ini telah resmi pindah ke sekolah tetanngga SMUN 3 Tanjung Pinang, YK saat ini pindah di SMU Pulnusa HF juga pindah di SMU Tanjung Pinang sedangkan AM pindah ke SMUN Batam."Kami dukung mereka untuk pindah. Kami juga komit untuk menjaga nama baik para mantan murid yang sudah lama kami didik," tambahnya.
Lanjutnya,beliau menjelaskan penyebab empat siswa yang menghina guru mata pelajaran Keterampilan itu tidak begitu besar. Menurut dia, sang guru yakni Yunita memberi PR untuk dikerjakan.Namun mereka tidak mau mengerjaan PR sampai lima kali berturut-turut. Guru itu menekankan jika tidak dikerjakan mereka tidak akan diberi nilai.
"Disanalah mungkin mereka kesal dan menghina guru itu dengan kata-kata kotor dan tidak pantas lewat Facebook," katanya lagi.
Ditanya apakah mengeluarkan siswanya tanpa ada surat peringatan terlebih dulu tidak berlebihan? " Jika dibilang keterlaluan tidak juga, bisa saja guru yang dihina dengan kata tidak sopan ke polisi akibat dihina. Namun ini kita tidak lakukan," tukasnya.***

