DPRD Kepri Minta Pemprop Bantu Logistik TNI AL
TANJUNGPINANG - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau sebaiknya membantu logistik anggota TNI-AL yang berpatroli di perairan perbatasan negara, kata Ketua Komisi II DPRD Kepri Ing Iskandarsyah di Tanjungpinang, Jumat.
"Untuk meningkatkan pengamanan di kawasan perbatasan, kami mengimbau Pemerintah Kepri mendukung logistik petugas TNI-AL yang melakukan patroli di di perairan Kepri yang berbatasan dengan negara tetangga. Dukungan pemerintah daerah itu dibutuhkan," ujarnya.
Dia menambahkan Pemprov Kepri juga dapat bekerja sama dengan TNI AL untuk meningkatkan eksplorasi kelautan dan perikanan terutama di kawasan perbatasan seperti Natuna dan Anambas, kata Rabu.
"Kami mendorong Pemprov Kepri untuk membuat nota kesepahaman dengan TNI AL dalam rangka mengamankan wilayah perbatasan. Ini harus dilakukan untuk kepentingan NKRI dan nelayan-nelayan lokal yang menangkap ikan di perairan Natuna maupun Anambas," katanya.
Iskandar mengapresiasi TNI-AL yang sudah bekerja keras mengamankan pintu utara Indonesia yakni perairan Natuna dari pencurian ikan yang dilakukan nelayan asing. Empat kapal perang milik TNI AL yang disiagakan di perairan Kepri yakni Kapal Perang Cepat (KPC) Clurit, KRI Silas Papare, KTI Sutedi Senoputra dan KRI Patimura.
Kapal itu berhasil menangkap nelayan berkebangsaan Thailand dan mengamankan 18 unit kapal yang digunakan untuk mencuri ikan di perairan Natuna. (ANT)

