Mahasiswa Brawijaya Ciptakan Helm yang Bisa Dilipat dan Ada Pendinginnya

Diterbitkan oleh pada Selasa, 19 Mei 2015 12:22 WIB dengan kategori Pendidikan dan sudah 1.511 kali ditampilkan

Lima mahasiswa Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Brawijaya Malang mampu membuat inovasi dengan menciptakan helm yang bisa dilipat dan ada pendinginnya. Kelima mahasiswa itu adalah Dharma Sucipto, Reinhartd Alexandro, Imam Zaky, Dwi Novanda Sari, dan Rofifah Yusadi. Mereka mengklaim, helm buatannya ini merupakan pertama di dunia.


Menurut Dharma, ide pembuatan helm lipat karena melihat banyak kasus kehilangan helm yang berada di tempat parkir. Selain itu, bentuknya yang besar juga berat dan tidak praktis dibawa ke mana-mana. "Umumnya, helm juga mengakibatkan gatal dan keringat jika digunakan terlalu lama," katanya, belum lama ini.

Meski banyak tersedia tempat penitipan helm, namun tidak bisa ditemukan di semua tempat parkir dan juga harus merogoh uang lagi.

Karenanya, mereka berinisiatif menciptakan helm lipat berpendingin dan sudah dijual dengan nama X-FLEM (Extra Cool Folding Helmet). Helm bikinannya ini mampu dilipat hingga bentuknya berkurang 40 persen dari helm biasa. Ada fasilitas pendingin untuk menyerap panas yang mampu menyerap panas 21 persen.

"Pengguna helm bisa lebih nyaman memakainya, selain berpendingin, bahannya juga ringan karena menggunakan fiber sebagai bahan utama," ujarnya.

Dharma optimis helm ini mampu diterima masyarakat luas karena bisa dilipat dan dimasukkan tas sehingga tidak lagi khawatir dicuri maling. Cara melipatnya juga mudah, pengguna hanya membutuhkan waktu tidak sampai 10 detik untuk melipatnya sehingga sangat ringkas dan praktis. Saat ini X-FLEM dipasarkan dengan harga Rp 180 ribu dan dipasarkan dengan dua tipe. (okz)