Bangun Kepercayaan Diri dari Sektor Fisik Maupun Non Fisik

Diterbitkan oleh Sholeh pada Sabtu, 3 Oktober 2020 02:37 WIB dengan kategori Headline dan sudah 434 kali ditampilkan

LAMONGAN  –  Museni, warga Desa Tebluru Kecamatan Solokuro, dengan penuh bahagia dan semangat yang tinggi membantu satgas TMMD dalam pengerjaan rabat jalan sepanjang 900 meter. Penuh semangat dan tak kenal lelah Museni terus ikut gotong royong dalam pengerjaan rabat beton tersebut bersama dengan warga desa lainya. 
Bantuan Rabat beton tersebut telah memberikan warna baru bagi masyarakat Desa Tebluru untuk terus semangat dalam berkarya dan bekerja untuk membangun ekonomi yang stabil. Karena jalan yang selama ini masih bertanah tersebut sangat tidak nyaman bagi siapa saja yang melewatinya, apalagi jalan tersebut merupakan jalan penghubung antar Desa, tentu dengan perabatan jalan tersebut akan dapat meningkatkan perekonomian warga. 

Apalagi kalau sedang membuka lembaran hidup perjalanan kehidupan manusia, bahwa kemapanan ekonomi seseorang ataupun desa tidak dapat diprediksi dari memulainya, namun ketika sang pencipta menentukan semuanya jadilah, sesuatu yang tidak disangka tiba – tiba menjadi awal dari kebangkitan seseorang ataupun   kemajuan Desa tersebut.

Untuk itu, kepada semua orang jangan sampai meremehkan kepada yang ada di bawahnya, mereka akan dapat berubah ekonomi dan kehidupanya sewaktu waktu karena semua rahasia hanyalah milik sang pencipta.  Hal inilah yang perlu menjadi perhatian semua orang Ketika melihat warga ataupun Desa Tertinggal Penerima bantuan, jangan menghina tapi justru selalu memberikan motivasi agar orang ataupun desa tersebut dapat menjadi sejahtera. 

Menurut Dansatgas, Letkol Inf. Sidik Widodo, Rabu (30/9/20) mengatakan, ”Kepercayaan diri masyarakat akan tumbuh ketika banyak orang yang mau  memberikan semangat dan motivasi. Dengan motivasi dari banyak orang, kepercayaan diri pasti tumbuh dengan sendirinya.”

Dari sini sudah dapat dimengerti serta dipahami, bahwa penerima bantuan tidak hanya menerima bentuk Fisik saja tetapi bagaimana penerima tersebut mendapat pembinaan secara non fisik, sehingga dengan  bantuan fisik maupun non fisik akan terbangun satu kehidupan yang diinginkan oleh mereka.