Nurjanah Tidak Mau Kalah Dengan Kaum Adam
LAMONGAN – Nurjanah merupakan salah satu kaum hawa dari desa Tebluru yang tidak, kalah dengan kaum adam untuk ikut berperan aktif dalam pengerjaan pipanisasi sepanjang 950 meter muntuk pengairan lahan pertanian seluas kurang lebih 450 hektar, dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke – 109 kodim 0812/ Lamongan Jawa Timur.
Kekutan fisik dan semangat bekerja Nurjanah perlu mendapat apresiasi, seorang perempuan yang memang bukan kodratnya untuk menggarap pekerjaan kaum adam namun bagi nurjanah pekerddjaan seperti bagi dirinya bukanlah masalah, karena sudah terbiasa kerja keras untuk keluarganya agar semua kebutuhan keluarga tercukupi.
“Nurjanah tidak hanya membantu yang ringan, namun juga mengerjakan penggalian pipa. Kita sebagai kaum adam malu bila melihat kemampuan Nurjanah dalam menggerakkan cangkul, begitu kuat dan tidak ada rasa canggung sama sekali. Inilah bukti bahwa petani didesa Tebluru sangat membutuhkan pipanisasi untuk kebutuhan pengairan pertanian yang mereka garap. Saya tidak berbicara masalah kodrat wanita, tetapi bicara bagaimana dapat membantu TNI agar pekerjaan pipanisasi tersebut dapat diselesaikan dengan tepat waktu, karena selain waktu yang terbatas petani juga membutuhkan air untuk kebutuhan tanaman cabe atau tanaman yang lain. Sehingga dengan semangat tak kenal lelah Nurjanah masih terus bekerja sehingga membuat kaum adam semakin malu,” jelas Prada Dimas, Kamis (1/9/2020).
Semenatar menurut Suhadi, mengatakan, ” Nurjanah memang oleh keluarga dan tetangga – tetangganya dikenal sebagai wanita pekerja keras dengan tidak mengenal lelah dan waktu. Nurdjanah merupakan sosok ibu yang patut dijadikan contoh untuk masyarakat, hal tersebut diambil dari semangatnya yang tidak minder maupun malu untuk ikut bekerja bersama kaum adam dilokasi TMMD.”

