Selain Melaksanakan Pendampingan Vaksin, Babinsa Beri Semangat Keberanian Anak SD

Diterbitkan oleh Suroto pada Selasa, 18 Januari 2022 11:53 WIB dengan kategori Daerah Jawa Tengah dan sudah 164 kali ditampilkan

BATANG - JATENG

Vaksinasi dosis pertama bagi anak usia 6-11 tahun di Kabupaten Batang masih terus digencarkan, walaupun ada sebagian dari mereka yang dilanda rasa takut saat akan divaksin.   Maka sesuai dari petunjuk pemerintah khusus vaksin anak usia 6-11 tahun menjelang vaksinasi orang tua atau guru wajib melakukan pendampingan.


Ditengah proses vaksinasi di SDN Siwatu 3 Kecamatan Wonotungal Batituud
Koramil 08/Wonotunggal Kodim 0736/Batang Pelda Wani bersama beberapa anggota Babinsa lainnya melaksanakan pendampingan Vaksinasi dosis 1 dan 2 dengan jenis vaksin Sinovak.  


Babinsa 08/Wonotungal selain memberikan rasa  aman dan nyaman  juga memberikan semangat pada anak SDN 3 Siwatu yang mau disuntik agar tidak merasa takut saat di suntik vaksin, Selasa ( 18/01/22 ) pagi. 


Pada kesempatan yang sama Batituud Koramil 08/Wonotunggal Pelda Wani mengatakan,  pendampingan ini dilakukan agar kegiatan vaksinasi bisa berjalan lancar, tertib dan aman serta anak-anak tidak merasa  takut saat disuntik vaksin.   Keberadaan kita dilokasi selain melakukan pendampingan juga bertujuan untuk memberikan semangat guna menguatkan mental anak, "bebernya".


“Tentunya dengan vaksinasi ini proses belajar anak-anak di sekolah akan lebih nyaman dan aman dari ancaman penyebaran virus Covid-19, sehingga proses belajar mengajar bisa berjalan seperti biasa, dan bisa dilaksanakan tatap muka setiap hari, ”tandas Wani".


Lebih lanjut, "beber Wani" sebelum dilakukan suntikan vaksinasi anak-anak SD Negeri 03 Siwatu dilakukan screening guna memastikan kondisi tubuh, setelah dinyatakan aman dan siap barulah dapat diberikan suntikan vaksinasi oleh petugas kesehatan dari tim medis puskesmas Wonotunggal.


“Saat menangani anak-anak untuk divaksin, rata-rata mereka takut bahkan ada yang menangis dan enggan disuntik vaksin, tetapi kami selalu memberikan edukasi bahwa vaksin itu tidak sakit malah sakit digigit semut dan cairan vaksin  yang diberikan itu  aman, halal dan mempunyai fungsi untuk menjaga imun tubuh lebih kebal dari paparan virus Covid-19, dan Alhamdulillah anak-anak berhasil divaksin dengan lancar, ”pungkasnya".

Suroto Anto Saputro