Kapendam Sebut Oknum TNI Pukul Warga Sipil Kini Diproses Pomdam XIV Hasanuddin

Diterbitkan oleh Admin pada Jumat, 6 Mei 2022 23:04 WIB dengan kategori Headline Makassar dan sudah 174 kali ditampilkan

GOWA - Oknum TNI (Serma MB) dari kesatuan Kesdam XIV/Hasanuddin yang ditenggarai melakukan pemukulan terhadap masyarakat inisial (RR) pada pekan lalu di perumahan Kalimata Dusun Labengi Bontoala  Palangga Kabupaten Gowa, kin telah ditangani Pomdam XIV/Hasanuddin sejak Senin (2/05/2022) lalu.

Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Andi Muhammad, S.H., M.M., yang tahu insiden tersebut langsung memerintahkan Danpomdam untuk menindak tegas serta memproses secara hukum sesuai undang-undang yang berlaku, karena sudah melanggar 8 wajib TNI serta tidak mencerminkan prajurit Sapta Marga. 

"Selaku prajurit, Serma MB harus tunduk kepada hukum sebagaimana tertuang pada sila ke-2 Sumpah Prajurit (Tunduk kepada hukum dan memegang teguh disiplin keprajuritan)." Ujar Mayjen TNI Andi Muhammad, S.H., M.M

Lanjut Prajurit yang dibentengi jiwa Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI, Pangdam Hasanuddin dalam setiap kunjungan kerjanya ke satuan - satuan jajaran Kodam XIV Hasanuddin, tidak pernah lepas menyampaikan untuk selalu berbuat yang terbaik bagi masyarakat dan mengamalkan 8 wajib TNI yang ke-7 yakni Tidak sekali-kali menakuti dan menyakiti hati rakyat, karena prajurit terlahir dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat. Inbuhnya.

Hal tersebut juga dibenarkan oleh Kepala Penerangan Kodam XIV/Hasanuddin Kolonel Inf Rio Purwantoro, S.H., yang berhubungan langsung via Phone seluler dengan Danpomdam XIV/Hasanuddin Kolonel Cpm Bayu Ajiwidodo, S.H., M.PI., pada Kamis (5/05) bahwa Serma MB sudah di proses di Pomdam XIV/ Hasanuddin. 

"Benar, pelakunya Serma MB sudah diproses di Pomdam untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya," Jelas Kolonel Rio.

Diketahui, insiden tersebut terjadi akibat kesalahpahaman persoalan jual beli beras yang dilakukan Ny R (istri dari Serma MB) terhadap Ny RM, dengan kronologis yang berawal dari niat menambah penghasilan tambahan dari gaji yang diterima suaminya, Ny R (istri Serma MB) melakukan kerjasama dengan Ny RM. yaitu usaha jual beli pengambilan beras 50 kg dengan harga Rp. 500.000, pada bulan September dan Oktober 2021 sehingga total Rp. 4.000.000, dengan janji akan dibayar namun belum juga terbayarkan.

Ketika (RR) anak dari Ny RM disuruh ibunya datang untuk menagih ke rumah Ny R, namun berjumpa dengan Serma MB (suaminya Ny R) sehingga menimbulkan cekcok adu mulut dan terjadi pemukulan menggunakan skop plastik serok sampah sebanyak satu kali yang dilakukan Serma MB terhadap Sdri RR yang mengakibatkan luka pada pelipis mata sebelah kanan dengan dua jahitan serta luka pada bibir dan telah berobat di RSUD Syekh Yusuf Kabupaten Gowa.

Akibat dari perbuatan Serma MB tersebut saat masih ditahan di Pomdam XIV Hasanuddin untuk tindak lanjut proses penyidikan  atas perbuatannya.

Sedangkan hukuman terhadap  yang bersangkutan (Serma MB) akan ditentukan dari hasil penyidikan yang dilakukan Pomdam dan proses hukum sampai dengan putusan sidang di pengadilan militer. Tutup Kapendam XIV/Hasanuddin.