GEMPA SUMUT Minta Bupati Deli Serdang Tidak Tutup Mata Atas Dugaan Hilangnya Mobil Dinas Perikanan

Diterbitkan oleh Redaksi pada Jumat, 12 Januari 2024 05:26 WIB dengan kategori Daerah Medan Deli Serdang dan sudah 484 kali ditampilkan

DELI SERDANG - Baru-baru ini Kab. Deli Serdang digegerkan dengan atas dugaan hilangnya mobil Dinas Perikanan Kab. Deli Serdang dengan plat nomor BK 8920 M, dugaan kehilangan mobil dinas tersebut di duga - duga dipinjamkan kepada kepala BPBD Kab. Deli Serdang "amos karo-karo".

Dugaan tersebut pun menjadi tanda tanya besar pasalnya dugaan hilangnya mobil dinas perikanan Kab. Deli Serdang itu banyak pernyataan-penyataan simpang siur sebab ada yang mengatakan mobil dinas tersebut digadaikan, rusak dan paling bumingnya ada yang mengatakan hilang setelah dipinjamkan oleh Kepala BPBD Kab. Deli Serdang. 

Tinjauan tim Terkininews.com dilapangan bahwasanya benar tidak adanya mobil dinas perikanan Kab. Deli Serdang di kantor tersebut, dan ini tidak menutup kemungkinan dugaan - dugaan tersebut bisa menjadi kebenarannya. 

Tak hanya Bupati Kab. Deli Serdang saja, ini juga harus melibatkan Aparat Penegak Hukum (APH) untuk menyelidiki dugaan kemana terbangnya mobil Dinas Perikanan Kab. Deli Serdang. 

Awak media Terkininews.com pun mendapat beberapa dugaan lainnya terkait dugaan kehilangan mobil Dinas Perikanan Kab. Deli Serdang yang dipinjam oleh Kepala BPBD Kab. Deli Serdang (Amos Karo - Karo), diantaranya dugaan tersebut :
1. Memang sudah bermasalah ketika menjabat Camat Kec. Hamparan Perak
2. Masalah ketika menjabat Kec. Sibolangit
3. Bermasalah ketika menjabat Kec. Namorambe

Ini me jadi tugas penting Bupati Kab. Deli Serdang untuk menyeleksi Kepala - Kepala OPD yang ada ditubuh Kab. Deli Serdang demi tercipta Deli Serdang yang Hebat dan Bersih. Tak sampai disitu jika benar nantinya dugaan yang sedang geger dilingkungan BPBD ini, maka Bupati Kab. Deli Serdang segera mencopot Kepala BPBD Kab. Deli Serdang sebab tidak perlu Kab. Deli Serdang ini memelihara pimpinan OPD yang tidak taat aturan apa lagi sampai merugikan negara/daerah. (F)