Gubernur Ansar: Estuari Dam Bintan Aman, Tak Ganggu Desa Warga

Diterbitkan oleh Redaksi pada Rabu, 25 Juni 2025 09:40 WIB dengan kategori Advertorial Bintan Gubernur Kepri dan sudah 482 kali ditampilkan

ADVERTORIAL - TERKININEWS.COM - Gubernur Kepulauan Riau, H. Ansar Ahmad, memastikan bahwa pembangunan Estuari Dam di Teluk Bintan tidak akan menyebabkan banjir atau menenggelamkan 10 desa seperti yang sebelumnya dikhawatirkan masyarakat. Ia menegaskan bahwa proyek tersebut dirancang dengan mempertimbangkan kepentingan warga, terutama para nelayan yang menggantungkan hidup dari kawasan tersebut.

Dalam keterangannya pada Rabu (25/6/2025), Gubernur Ansar menjelaskan bahwa saat ini Pemerintah Provinsi Kepri tengah menunggu hasil kajian teknis mengenai batas tertinggi air bendungan untuk memastikan tidak ada dampak negatif terhadap wilayah pemukiman.

“Mereka sedang mengkaji batas tertinggi air agar proyek ini tidak merugikan masyarakat, terutama nelayan. Justru nanti nelayan akan mendapat dukungan berupa alat tangkap yang lebih baik,” ujarnya.

Ansar juga menekankan pentingnya pembangunan bendungan tersebut untuk menjamin ketersediaan air bersih di masa depan, khususnya untuk masyarakat di Kabupaten Bintan dan Kota Tanjungpinang, bahkan hingga ke Pulau Batam.

“Jika kita tidak mulai sekarang, kita akan kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih di 5 sampai 10 tahun ke depan,” tegasnya.

Ia mengakui bahwa sebelumnya sempat muncul kekhawatiran bahwa bendungan ini akan berdampak pada 10 desa. Namun, setelah dilakukan penyesuaian skala pembangunan, kini lahan yang dibutuhkan jauh lebih kecil.

“Proyek ini tidak akan merusak atau menenggelamkan desa. Luasnya sudah diperkecil, sehingga tidak akan mengganggu permukiman warga,” tutup Ansar.