GEMPA Sumut Akan Geruduk Kantor Bank Sumut Saat RUPS LB 24 November
MEDAN - TERKININEWS.COM – Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Sumatera Utara (Gempa Sumut) akan menggelar aksi unjuk rasa di Kantor PT Bank Sumut dan Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Perwakilan Sumut, Kota Medan, pada Senin, 24 November 2025. Aksi ini bertepatan dengan pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) PT Bank Sumut yang digelar di Jalan Imam Bonjol, Medan.
Koordinator aksi, F. Nasution, menyampaikan bahwa surat pemberitahuan resmi mengenai aksi tersebut telah dikirimkan kepada pihak terkait. Ia menegaskan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk kontrol sosial masyarakat Sumatera Utara terhadap dugaan pelanggaran di tubuh PT Bank Sumut.
“Kami telah menghimpun informasi serta sejumlah data autentik terkait dugaan pelanggaran di Bank Sumut. Aksi ini dilakukan sebagai wujud kepedulian kami terhadap transparansi dan tata kelola perusahaan daerah,” ujarnya, Selasa (18/11/2025).
Menurut Nasution, Gempa Sumut mengindikasikan adanya proses seleksi direksi yang dilakukan secara tertutup dan diduga tidak sesuai ketentuan. Selain itu, pihaknya juga menyoroti dugaan pelayanan khusus terkait penarikan deposito milik tersangka kasus korupsi, mantan Direktur Utama PT Bank Sumut.
Ia menambahkan bahwa lemahnya sistem pengawasan dan kepatuhan di internal Bank Sumut diduga menyebabkan maraknya kasus fraud dan kredit fiktif yang berdampak pada kerugian keuangan negara. Berbagai dokumen dan informasi pendukung terkait hal tersebut disebut telah dikantongi Gempa Sumut.
“Setelah melakukan rapat internal, kami sepakat tetap melaksanakan aksi pada jadwal yang telah ditetapkan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Nasution menyebut bahwa berbagai temuan yang mereka peroleh serta maraknya pemberitaan media massa memperkuat dugaan bahwa terdapat upaya pihak tertentu untuk mengintervensi proses penentuan direksi tanpa keterbukaan kepada publik.
“Diduga terdapat pelanggaran GCG, kesenjangan pelayanan antara pejabat dan nasabah umum, serta lemahnya pengawasan yang membuka ruang terjadinya tindak korupsi di lingkungan PT Bank Sumut,” tambahnya.
Aksi unjuk rasa tersebut akan melibatkan sekitar 30 peserta, serta mengundang sejumlah media massa. Titik kumpul massa ditetapkan di sekitar Kantor Gubernur Sumatera Utara.
Berdasarkan dokumen tuntutan aksi yang diterima redaksi, berikut poin-poin utama yang akan disampaikan Gempa Sumut dalam aksi saat RUPS LB PT Bank Sumut:
Tuntutan Aksi Gempa Sumut:
-
Mendesak pemegang saham PT Bank Sumut (Gubernur, Wali Kota, dan Bupati) untuk menghentikan proses seleksi direksi yang diduga melanggar aturan.
-
Meminta pemegang saham untuk mencopot direksi dan pejabat PT Bank Sumut yang dianggap tidak mampu meningkatkan kinerja, terlihat dari laporan YoY dan meningkatnya angka kredit macet (NPL).
-
Mendesak OJK Sumatera Utara untuk membuka informasi kepada publik terkait temuan pelanggaran di Bank Sumut.
-
Meminta Kejaksaan RI mengusut dugaan pelanggaran dalam pencairan deposito milik tersangka kasus korupsi PT Sritex, mantan Dirut PT Bank Sumut.
-
Mendesak aparat penegak hukum mengusut dugaan korupsi sebagaimana diberitakan media massa serta temuan dalam LHP BPK RI.



