IHSG Bangkit di Akhir Sesi, Ditutup Menguat ke Level 8.032

Diterbitkan oleh Redaksi pada Senin, 9 Februari 2026 22:52 WIB dengan kategori Ekonomi Headline Nasional dan sudah 291 kali ditampilkan

MIRAE ASSET - TERKININEWS.COM - Setelah alami pelemahan di awal sesi, IHSG berhasil ditutup menguat cukup signifika ke level 8.032. Saham-saham besar yang menopang penguatan hari ini antara lain saham EMAS (+15,38%), PANI (+10,36%) dan DSSA (+8,87%).

Tercatat 433 saham menguat dan 252 saham melemah. IHSG +96,6 point (+1,22%) ke level 8.032 dan LQ45 +5,4 poin (+0,66%) ke level 821

Sectoral Return:
-    IDXBASIC +4,41%
-    IDXCYCLIC +2,06%
-    IDXENERGY +2,92%
-    IDXFINANCE -0,19%
-    IDXHEALTH -0,23%
-    IDXINDUST +0,19%
-    IDXINFRA +1,23%
-    IDXNONCYC +1,53%
-    IDXPROPERT +0,58%
-    IDXTECHN +0,81%
-    IDXTRANS +0,40%

USD/IDR -16,3 poin (-0,10%) terhadap Rupiah di angka 16.820

Saham yang ditutup menguat

-    PANI ditutup menguat Rp925 (+10,36%) ke level Rp9.850 PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) meraup marketing sales sebesar Rp4,3 triliun sepanjang 2025. Angka ini setara 100% dari target awal yang ditetapkan manajemen.

-    MEJA ditutup menguat Rp8 (+9,30%) ke level Rp94 PT Harta Djaya Karya (MEJA) menargetkan produksi batu bara 1,5 juta ton pada 2026 melalui anak usahanya, Trimata Coal Perkasa (TCP). Target tersebut telah mendapat persetujuan Kementerian ESDM, dengan Mitra Abadi Mahakam ditunjuk sebagai kontraktor eksploitasi tambang di Kecamatan Tungkal LIR, Banyuasin, Sumatera Selatan.

-    SOFA ditutup menguat Rp34 (+8,41%) ke level Rp438 PT Solusi Environment Asia Tbk (SOFA) mendirikan entitas anak baru bernama PT Ananta Energi Asia (AEA), bersama pemegang saham pengendali PT Asia Investment Capital pada 5 Februari 2026.

-    RMKO ditutup menguat Rp25 (+4,23%) ke level Rp615 PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk (RMKO) mencatat peningkatan kinerja operasional pada 2025, ditopang infrastruktur pendukung dan aktivitas logistik batu bara. Volume muatan kereta melalui Train Loading System (TLS) melonjak 97,8% yoy menjadi 1,8 juta ton, seiring optimalnya penggunaan hauling road milik afiliasi PT RMK Energy Tbk (RMKE).

Saham yang ditutup melemah

-    ISAT ditutup melemah Rp40 (-1,86%) ke level Rp2.110 PT Indosat Tbk (ISAT) mencatat laba bersih Rp5,82 triliun pada 2025, naik 10,3% YoY. Pendapatan naik tipis menjadi Rp56,52 triliun, didominasi segmen selular Rp47,36 triliun, diikuti layanan MIDI Rp8,34 triliun.