Lamongan,- Tidak lepas dari niat dan semangat mereka dalam bergotong royong dan saling bahu membahu antara TNI dengan warga desa karena dengan adanya pelaksanaan tersebut dapat mempercepat suatu pekerjaan dan memelihara semangat kekeluargaan.
Demi kemajuan suatu desa diperlukan niat dan tindakan yang nyata
Lamongan,- Baik anggota satgas TMMD dan juga warga desa pun mulai meletakkan peralatannya dengan baik. Bahan bangunan yang semula berserakanpun kini sudah mulai di tata sehingga tidak membuat pemandangan yang buruk karena ada serakan bahan bangunan bekas pengerjaan.
Disaat sore hari di saat matahari
Lamongan,- dengan pelaksanaan TMMD ini, baik antara satgas TMMD dan juga warga desa selalu berupaya bekerja semaksimal mungkin guna mewujudkan keberhasilan desanya dalam mencapai cita-cita.
Sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia yang tertuang dalam sila-sila Pancasila, tentu Negara Indonesia memiliki
Lamongan,- Dengan adanya TMMD tersebut, riumah Museni yang sudah dikebut dalam pengerjaannya sebentar lagi akan merasakan menempati rumah baru yang memenuhi standar kesehatan, sehingga kehidupannya akan lebih nyaman dan sehat.
TNI Manunggal Membangun Desa atau TMMD 109 yang saat ini telah dilaksanakan,
Lamongan,- Gotong royong dan saling bahu membahu antara Satgas TMMD dengan warga terus tetap terjalin dengan erat agar cita-cita yang telah mereka impikan dapat terwujud.
Demi kemajuan suatu desa diperlukan niat dan tindakan yang nyata dalam mewujudkan cita-cita yang diinginkan. Terlebih lagi, dengan
Lamongan,– Selain terus mengerjakan sasaran fisik TMMD Reguler ke-109 agar selesai tepat waktu, saat ini juga sedang dimulai membangunan prasasti di setiap pembangunan akan slesai.
Pembangunan prasasti tidak hanya sebagai penanda bahwa TMMD pernah dilaksanakan di lokasi tersebut dengan berbagai hasil
Lamongan – Pengerjaan perehaban Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Ibu Mudlikah, warga Desa Tebluru, dalam program TMMD Reguler Ke-109 Kodim 0812/Lamongan, sudah mulai tahap pemasangan kayu usuk.
Itu terlihat saat anggota Satgas TMMD Reguler 109 Kodim 0812/Lamongan bersama warga dengan cekatan
Lamongan,- Dipastikan semua material yang digunakan untuk merehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik warga Desa Tebluru dalam TMMD Reguler ke -109 Kodim 0812 Lamongan di Desa Tebulu, berkualitas, terutama material kayu.
Salah satu personil Satgas TMMD, Kopda Rudi dengan dibantu warga dalam membangun rumah Ibu
Lamongan,- bapak Katiman, warga Desa Tebluru, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan selalu antusias dalam ikut serta membantu anggota Satgas TMMD dan juga warga Desa Tebluru dalam pelaksanaan pengerjaan program TMMD 109 yang dilaksanakan oleh Kodim 0812/Lamongan.
Dengan keahliannya sebagai tukang kayu,
Lamongan – Salah satu program non fisik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-109 di Desa Tebluru,Kecamatan Solokuro,Kabupaten Lamongan yang sudah dituntaskan adalah soal pengoptimalan pertanian mengenai irigasi.
Seperti halnya Bak pembagi air namanya, yang saat ini sudah dituntaskan dan sudah selesai.
Lamongan,- Dandim 0812/Lamongan Letkol Inf. Sidik Wiyono selaku orang nomor satu di jajaran TNI AD di Kabupaten Lamongan pun bangga dengan adanya tugas mulia di wilayahnya, karena mendapatkan keistimewaan mendapat program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) 109 yang salah satunya diadakan di Kabupaten
Lamongan - Kegiatan TMMD Tentu menjadi kesan yang mendalam bagi masyarakat desa Tebluru dan warga penerima bantuan RTLH Sholeh Salah satunya, Warga RT 01/RW01 Desa Tebluru yang rumahnya telah dibangun oleh TMMD melalui Program Kegiatannya.
Kebersamaan dan keakraban dalam suasana kekeluargaan terlihat
Lamongan - Kondisi wilayah serta SDM warga desa yang masih tertinggal merupakan alasan Desa Tebluru menjadi tujuan program TMMD 109 Kodim 0812/ Lamongan Kabupaten lamongan.
Sesuai dengan waktu yang telah ditentukan, program pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler 109 Tahun 2020 telah
Lamongan - Untuk membawa hasil yang maksimal satgas TMMD tidak hanya membangun sarana fisik saja tetapi juga membangun sasaran non fisik, termasuk melakukan pendekatan komunikasi dengan masyarakat. Hal tersebut didasarkan pada kondisi wilayah serta SDM yang ada. Jadi dengan melakukan komunikasi akan menemukan
Lamongan – Program kegiatan perabatan jalan penghubung ini dilaksanakan untuk mempercepat roda perekonomian warga serta kesejahteraan dari warga Desa Tebluru. Diharapkan akan mampu mempermudah akses jalan lingkungan serta mempermudah perputaran ekonomi masyarakat. Karena jalan ini merupakan akses